Jum'at, 22 Januari 2021
Follow Us ON :
 
| Gedung Farmasi Retak Seribu, Masyarakat Menyayangkan Sidak Ketua DPRD Sergai Tidak Berujung | | Polrest Siak Berhasil Membekuk Pelaku Penganiayaan di Daerah Bakal Perawang | | Mantan Kades Diduga Bandar Sabu Miliki Senpi Ditembak Mati | | M Akbar Pengurus HMI Kejari Kuansing Harus Serius Ungkap Semua Permainan Dinas Pendidikan | | Siswandi-Rodhial Huda Resmi Ditetapkan KPU Natuna sebagai Bupati dan Wabup Natuna Terpilih | | Bupati Alfedri Resmikan Ruang Kelas Belajar Santri Penghafal Hadits
 
Aktivis Perempuan Arab Saudi Disiksa secara Fisik dan Seksual 2,5 Tahun di Penjara
Selasa, 01-12-2020 - 15:52:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Aktivis Perempuan Arab Saudi Disiksa secara Fisik dan Seksual 2,5 Tahun di Penjara
  •  

    Kupaskasus.com - Aktivis perempuan Arab Saudi, Loujain al-Hathloul (31), dilaporkan disiksa secara fisik dan seksual selama 2,5 tahun di penjara.

    Selain itu, kasusnya kini dipindahkan ke persidangan di Pengadilan Kriminal Khusus untuk kasus terorisme dan keamanan nasional, seperti disampaikan pihak keluarga, Rabu (25/11).

    Pihak keluarga juga mengatakan kondisi Al-Hathloul tampak lemah saat persidangan kemarin lantaran tengah melakukan mogok makan selama dua pekan terakhir dari penjara.

    Dilansir Associated Press, Kamis (26/11), Al-Hathloul dan aktivis perempuan Saudi lainnya ditahan pada 2018. Mereka mengaku dianiaya secara fisik dan seksual saat ditahan oleh integrator bertopeng.

    Para aktivis tersebut mengaku mereka dicambuk di punggung dan paha, disetrum, dan disiram air. Beberapa perempuan mengatakan mereka disentuh dan diraba secara paksa, dipaksa untuk berbuka puasa selama bulan suci Ramadan, dan diancam dengan pemerkosaan dan kematian. Bahkan, salah satu aktivis mencoba bunuh diri di penjara.

    Ketika sebagian besar aktivis telah dibebaskan untuk menunggu persidangan, Al-Hathloul dan tiga aktivis perempuan lainnya tetap dipenjara. Kelompok hak asasi manusia yang melacak persidangan mengatakan hanya kasus al-Hathloul yang dirujuk ke Pengadilan Kriminal Khusus.

    Menurut keluarga Al-Hathloul, otoritas Saudi mengatakan kepada Al-Hathloul bahwa dia dapat dibebaskan jika dia menandatangani pernyataan yang menyangkal klaim pelecehan. Ketika Al-Hathloul menolak, dia dimasukkan ke sel isolasi.

    Dilansir AFP,belum ada komentar langsung dari pemerintah Saudi terkait perpindahan persidangan Al-Hathloul.

    Pemerintahan Raja Salman berkeras memproses kasus Al-Hathloul meski tekanan dunia internasional memaksa Saudi membebaskan perempuan itu.

    Dalam sebuah laporan awal tahun ini, kelompok pemerhati HAM, Amnesty International, mengatakan pengadilan khusus Saudi itu kerap digunakan untuk membungkam suara-suara pengkritik kerajaan dengan kedok memerangi terorisme.

    "Pemerintah Saudi bisa saja memutuskan mengakhiri mimpi buruk dua tahun pembela HAM Loujain al-Hathloul yang pemberani ini. Tapi, sebaliknya, Saudi malah memindahkan kasusnya ke sebuah institusi yang biasa membungkam perbedaan pendapat dan terkenal karena menjatuhkan hukuman yang lama," kata aktivis Amnesty International, Lyn Maalouf.

    Al-Hathloul sudah sejak lama menjadi pembela hak-hak perempuan di Arab Saudi dan ini bukan pertama kalinya dia ditahan.

    Pada 2014, dia ditahan selama lebih dari 70 hari setelah dia menyiarkan secara langsung dirinya sedang mengemudi dari Uni Emirat Arab (UEA) ke Arab Saudi. Saat itu, perempuan masih dianggap ilegal untuk mengemudikan kendaraan di kerajaan.

    Dia ditangkap oleh otoritas Saudi saat berusaha melintasi perbatasan dan kemudian dibebaskan tanpa pengadilan.

    Keluarga Al-Hathloul mengatakan, pada 2018 tak lama setelah menghadiri pertemuan PBB di Jenewa tentang situasi hak-hak perempuan di Arab Saudi, dia diculik oleh pasukan keamanan Emirat di Abu Dhabi, tempat ia tinggal dan menempuh gelar master. Dia dipaksa naik pesawat ke Saudi dan dilarang bepergian ke luar negeri sebelum akhirnya ditangkap beberapa bulan kemudian.






    Sumber : CNNIndonesia.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Aktivis Perempuan Arab Saudi Disiksa secara Fisik dan Seksual 2,5 Tahun di Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gedung Farmasi Retak Seribu, Masyarakat Menyayangkan Sidak Ketua DPRD Sergai Tidak Berujung
    02 Polrest Siak Berhasil Membekuk Pelaku Penganiayaan di Daerah Bakal Perawang
    03 Mantan Kades Diduga Bandar Sabu Miliki Senpi Ditembak Mati
    04 M Akbar Pengurus HMI Kejari Kuansing Harus Serius Ungkap Semua Permainan Dinas Pendidikan
    05 Siswandi-Rodhial Huda Resmi Ditetapkan KPU Natuna sebagai Bupati dan Wabup Natuna Terpilih
    06 Bupati Alfedri Resmikan Ruang Kelas Belajar Santri Penghafal Hadits
    07 Wihion bersama LMB Kepri, Walaupun Dalam Kondisi Covid-19 Tetap Gigih Berjuang untuk Bercocok Tanam
    08 BPK RI Riau Minta Pemda Laporkan LKPD 2020 Paling Lambat 5 Maret 2021 Mendatang
    09 Sekda Kuansing Hadiri Sidang Paripurna DPRD Agenda Penyampaian Hasil Reses Anggota DPRD
    10 Kepala Disdukcapil H Refendi Zukman : Tahun 2021 Targetkan 20% dari Jumlah Anak Mendapat KIA
    11 Tahap Awal Perencanaan Pembangunan Aplikasi One Data, Kominfo Trenggalek Gelar Rakor
    12 Bupati Mochamad Nur Arifin Ajak Masyarakat Ikut Manfaatkan Program PTSL
    13 Rahma Lantik 272 Pejabat Pemko Administrator dan Pengawas di Lapangan Terbuka
    14 Pengambilan Sumpah Jabatan di Lingkup Pemkab Tulangbawang
    15 Persingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung ke Depan Cukup di Kecamatan Saja
    16 Tinjau Langsung, Bupati Trenggalek Berharap Bangunan Pasar Pon Jadi Kebanggaan Masyarakat
    17 Bersama Awak Media, Danlanud RSA Gelar Coffee Morning Jalin Tali Silaturahmi
    18 Perum Bulog bersama BUMN Salurkan Paket Sembako bagi Korban Banjir di Kalsel
    19 Diduga Tanahnya Diserobot, Eny Pudjiastuti Tuntut Jalur Hukum
    20 Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Siswi SD Negeri 18 Muara Enim Juara 3 Harapan Tingkat Sumsel
    21 Bupati Kembali Serahkan Ambulance untuk Desa Subarak dan Gunung Sari
    22 Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior saat Fit and Proper Test
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting