Jum'at, 24 09 2021
Follow Us ON :
 
| Tak Butuh Waktu Lama Polsek Kandis Berhasil Mengungkap Perkara Tindak Pidana Curat | | Pemkab Siak Berkomitmen Menyajikan Layanan Informasi Publik Berkualitas | | Bupati Kuansing Andi Putra Tingkatkan Pelayanan Agraria Di Kuansing | | Pejabat Struktural Lapas Muara Enim Memberikan Arahan Warga Binaan | | Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bekuk 1 (satu) Pelaku tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Kuansing | | Iptu Binsar Samosir: 5 TKI Ilegal diserahkan ke BP2MI untuk dibina dan dipulangkan
 
barang bukti
Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
Senin, 02-09-2019 - 14:14:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
  •  

    KupasKasus.com, Palangkaraya - Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP), Eko Saputro (15) tewas tertusuk pisau di halaman rumahnya, diPalangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/8/2019).

    Saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan, atau bekas bercak darah seperti informasikan yang diterima.
    Awalnya pihak keluarga sempat menutupi kasus ini. Namun, polisi tetap membawa korban untuk dilakukan otopsi, serta meminta keterangan ayah korban.

    Setelah dilakukan otopsi ditemukan luka robek pada bagian dada sebelah kiri korban.
    Berdasarkan hasil otopsi tersebut, polisi pun memintain keterangan ayah kandung korban Mardi (45).
    Dan setelah dilakukan pemeriskaan, polisi akhirnya menetapkan Mardi sebagai tersangka atas tewasnya Eko.
    Berikut fakta siswa SMP tewas di halaman rumahnya:

    Menurut keterangan orangtua korban, Mardi kejadian bermula ketika ibu korban menyuruh korban ke warung untuk membeli wadai (jajanan) pada Sabtu.
    Kemudian korban pun pergi ke warung. Namun, korban kembali tanpa membeli apapun, lalu ia kembali ke warung untuk membeli roti dan susu kotak.

    Setibanya di rumah, korban memberikan adiknya susu kotak, sementara roti tetap dipegang korban. Lalu adik korban meminta roti, yang dipegang korban, tapi korban tidak memberikan, sehingga korban dikejar adiknya.
    Korban berlari, lalu ia terpeleset dan terjatuh. Tepat di bagian korban terjatuh ada pisau tergeletak sehingga langsung mengenai tepat bagian dada korban.

    "Langsung saya bawa, saya sampai enggak sempat pakai baju, langsung tak bawa ke rumah sakit, sampai rumah sakit ditangani pihak rumah sakit, yaitu sudah (meninggal), enggak lekas 15 menit, anak saya enggak ada (meninggal)," kata Mardi kepada Kompas.comsaat di kamar jenazah sambil menunggu proses visum berlangsung.

    Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, awalnya seorang warga menyampaikan informasi mengenai Eko tewas tertusuk pisau di depan rumahnya, saat kedua orangtuanya berada di tempat yang sama.
    "Kami langsung meluncur ke lokasi, berusaha mencari informasi terkait dengan tewasnya korban," kata Timbul, saat berada di kamar jenazah Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangkaraya. Sabtu.

    Namun, saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan, atau bekas bercak darah seperti informasikan yang diterima. Meski begitu polisi tetap mencari informasi warga sekitar lokasi, hingga ke Rumah Sakit Kelampangan.

    Merasa ada keanehan pada kematian korban, lanjut Timbul, jajaran kepolisian Polres Palangkaraya langsung meminta pihak keluarga untuk membawa korban ke kamar jenazah Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangkaraya, agar bisa dilakukan visum dan autopsi.
    Namun, upaya Polisi untuk membawa korban untuk divisum sempat ditolak oleh pihak keluarga.
    Karena Berbagai upaya penjelasan demi kepentingan proses hukum, akhirnya pihak keluarga mengizinkan korban untuk divisum dan autopsi.

    "Berdasarkan hasil visum, ditemukan ada luka robek pada bagian dada sebelah kiri korban, diduga berasal dari tusukan benda tajam," katanya.
    Timbul mengatakan, penyebab tewasnya Eko ditusuk oleh ayah kandungnya, Mardi karena kesal korban rebutan makanan dengan adik korban.

    Sebelumnya, Mardi mengaku bahwa Eko tewas tertusuk pisau yang tak sengaja mengenai tubuhnya di lokasi Eko terjatuh.
    “Berdasarkan hasil otopsi serta keterangan dari adik korban, akhirnya ayah korban mengakui semua perbuatannya telah menusuk korban hingga tewas,” kata Timbul saat pengungkapan kasus di MapolresPalangkaraya, Minggu (1/9/2019).

    Timbul mengatakan, adik korban melihat ayahnya menusuk korban menggunakan pisau yang sedang digunakan untuk mengupas jagung.

    Namun, ayah korban tetap menyanggah bahwa telah menusuk korban dengan sengaja.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.
    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.

    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.

    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.
    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.
    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.
    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Melihat anaknya mengerang kesakitan, Masriadi sempat berusaha membawa korban ke Rumah Sakit Kelampangan. Namun, setibanya di rumah sakit korban sudah tidak bisa diselamatkan.(Yos)

    Sumber : Kompas

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Butuh Waktu Lama Polsek Kandis Berhasil Mengungkap Perkara Tindak Pidana Curat
    02 Pemkab Siak Berkomitmen Menyajikan Layanan Informasi Publik Berkualitas
    03 Bupati Kuansing Andi Putra Tingkatkan Pelayanan Agraria Di Kuansing
    04 Pejabat Struktural Lapas Muara Enim Memberikan Arahan Warga Binaan
    05 Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bekuk 1 (satu) Pelaku tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Kuansing
    06 Iptu Binsar Samosir: 5 TKI Ilegal diserahkan ke BP2MI untuk dibina dan dipulangkan
    07 Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Cilacap
    08 Bupati Kuasing Andi Putra Jangan Kasih Kendor Minta Desa Tetap Waspada
    09 Panglima TNI Apresiasi Keberhasilan Gubri dan Forkopimda Tekan Covid 19 di Riau
    10 Lembaga Adat Kampung Tanjung Kuras Dikukuhkan
    11 Sekda Siak Tinjau Serbuan Vaksinasi TNI - POLRI di RSUD Tengku Rafian Siak
    12 Dewan Pers Datangi Markas Jejak Media Group
    13 Peringati Hari Lalulintas Ke 66 Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi.
    14 Bupati Kuansing Andi Putra Rapat Forkopimda Riau Bersama Panglima TNI Kepala BNPB dan Kabaharkam Pol
    15 Wakil Bupati Asahan Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi
    16 Korpri Gelar Sosialisasi Keanggotaan Bersama BPJS Ketenaga Kerjaan Asahan
    17 Bupati Asahan Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Covid-19
    18 Vaksinasi Merdeka Candi Polres Demak Tembus 15.000 Peserta
    19 Peringati Hari Lalulintas Ke 66 Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi
    20 Bupati Berharap Kunjungan Menko Marves ke Natuna Membawa Dampak Positif Bagi Daerah
    21 Kodim 0736 Batang Adakan Lomba Tari Kreasi Komsos Kreatif
    22 Besok jadwal Pemeriksaan Kadis ESDM Riau di Periksa Kejari Kuansing
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting