Rabu, 23 Juni 2021
Follow Us ON :
 
| Upaya Tingkatkan Pelayanan Publik, Kejari Rohul Luncurkan Inovasi Program JAKSA | | Polres Rokan Hulu Giat Bakti Sosial Kesehatan Peringati HUT Bhayangkara ke 75 | | Sentra Vaksinasi di UTC Semarang, Ganjar Turun Tangan Tertibkan Antrean Warga Bergerombol | | Bupati Kendal Serius Dorong Pelaku UMKM Bisa Ekspor | | Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 Kabupaten Sergai Disetujui DPRD | | Terima Kunjungan Kabinda Sumut, Bupati Sergai Sampaikan Beberapa Hal
 
barang bukti
Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
Senin, 02-09-2019 - 14:14:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
  •  

    KupasKasus.com, Palangkaraya - Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP), Eko Saputro (15) tewas tertusuk pisau di halaman rumahnya, diPalangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (31/8/2019).

    Saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan, atau bekas bercak darah seperti informasikan yang diterima.
    Awalnya pihak keluarga sempat menutupi kasus ini. Namun, polisi tetap membawa korban untuk dilakukan otopsi, serta meminta keterangan ayah korban.

    Setelah dilakukan otopsi ditemukan luka robek pada bagian dada sebelah kiri korban.
    Berdasarkan hasil otopsi tersebut, polisi pun memintain keterangan ayah kandung korban Mardi (45).
    Dan setelah dilakukan pemeriskaan, polisi akhirnya menetapkan Mardi sebagai tersangka atas tewasnya Eko.
    Berikut fakta siswa SMP tewas di halaman rumahnya:

    Menurut keterangan orangtua korban, Mardi kejadian bermula ketika ibu korban menyuruh korban ke warung untuk membeli wadai (jajanan) pada Sabtu.
    Kemudian korban pun pergi ke warung. Namun, korban kembali tanpa membeli apapun, lalu ia kembali ke warung untuk membeli roti dan susu kotak.

    Setibanya di rumah, korban memberikan adiknya susu kotak, sementara roti tetap dipegang korban. Lalu adik korban meminta roti, yang dipegang korban, tapi korban tidak memberikan, sehingga korban dikejar adiknya.
    Korban berlari, lalu ia terpeleset dan terjatuh. Tepat di bagian korban terjatuh ada pisau tergeletak sehingga langsung mengenai tepat bagian dada korban.

    "Langsung saya bawa, saya sampai enggak sempat pakai baju, langsung tak bawa ke rumah sakit, sampai rumah sakit ditangani pihak rumah sakit, yaitu sudah (meninggal), enggak lekas 15 menit, anak saya enggak ada (meninggal)," kata Mardi kepada Kompas.comsaat di kamar jenazah sambil menunggu proses visum berlangsung.

    Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, awalnya seorang warga menyampaikan informasi mengenai Eko tewas tertusuk pisau di depan rumahnya, saat kedua orangtuanya berada di tempat yang sama.
    "Kami langsung meluncur ke lokasi, berusaha mencari informasi terkait dengan tewasnya korban," kata Timbul, saat berada di kamar jenazah Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangkaraya. Sabtu.

    Namun, saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan, atau bekas bercak darah seperti informasikan yang diterima. Meski begitu polisi tetap mencari informasi warga sekitar lokasi, hingga ke Rumah Sakit Kelampangan.

    Merasa ada keanehan pada kematian korban, lanjut Timbul, jajaran kepolisian Polres Palangkaraya langsung meminta pihak keluarga untuk membawa korban ke kamar jenazah Rumah Sakit Doris Sylvanus, Palangkaraya, agar bisa dilakukan visum dan autopsi.
    Namun, upaya Polisi untuk membawa korban untuk divisum sempat ditolak oleh pihak keluarga.
    Karena Berbagai upaya penjelasan demi kepentingan proses hukum, akhirnya pihak keluarga mengizinkan korban untuk divisum dan autopsi.

    "Berdasarkan hasil visum, ditemukan ada luka robek pada bagian dada sebelah kiri korban, diduga berasal dari tusukan benda tajam," katanya.
    Timbul mengatakan, penyebab tewasnya Eko ditusuk oleh ayah kandungnya, Mardi karena kesal korban rebutan makanan dengan adik korban.

    Sebelumnya, Mardi mengaku bahwa Eko tewas tertusuk pisau yang tak sengaja mengenai tubuhnya di lokasi Eko terjatuh.
    “Berdasarkan hasil otopsi serta keterangan dari adik korban, akhirnya ayah korban mengakui semua perbuatannya telah menusuk korban hingga tewas,” kata Timbul saat pengungkapan kasus di MapolresPalangkaraya, Minggu (1/9/2019).

    Timbul mengatakan, adik korban melihat ayahnya menusuk korban menggunakan pisau yang sedang digunakan untuk mengupas jagung.

    Namun, ayah korban tetap menyanggah bahwa telah menusuk korban dengan sengaja.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.
    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.

    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.

    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.
    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Masriadi mengaku melemparkan pisau itu dan kebetulan mengenai dada korban.
    Ayah korban mengaku kesal dengan korban karena tidak mau mengalah dengan adiknya yang meminta jajanan milik korban.
    Sehingga saat korban dan adiknya berkelahi, ayah korban langsung melemparkan pisau yang sedang digunakannya untuk mengupas jagung tepat pada bagian dada kiri korban.

    “Saya lempar bukan saya tusuk,” kata Mardi.
    Melihat anaknya mengerang kesakitan, Masriadi sempat berusaha membawa korban ke Rumah Sakit Kelampangan. Namun, setibanya di rumah sakit korban sudah tidak bisa diselamatkan.(Yos)

    Sumber : Kompas

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Akhirnya 5 Fakta Dibalik Kematian Siswa SMP Tertusuk Pisau Terungkap, Ayahnya Pembunuh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Upaya Tingkatkan Pelayanan Publik, Kejari Rohul Luncurkan Inovasi Program JAKSA
    02 Polres Rokan Hulu Giat Bakti Sosial Kesehatan Peringati HUT Bhayangkara ke 75
    03 Sentra Vaksinasi di UTC Semarang, Ganjar Turun Tangan Tertibkan Antrean Warga Bergerombol
    04 Bupati Kendal Serius Dorong Pelaku UMKM Bisa Ekspor
    05 Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 Kabupaten Sergai Disetujui DPRD
    06 Terima Kunjungan Kabinda Sumut, Bupati Sergai Sampaikan Beberapa Hal
    07 Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB
    08 Polri Bertindak secara Profesional, Kabid Humas : Itu Wajib Hukumnya Bagi Setiap Personel
    09 Istri Bupati Kuansing Jenguk dan Santuni Korban Selamat Kebakaran di Cerenti
    10 TMMD Jogja yang Berat Jadi Ringan, Hasilnya pun Maksimal
    11 Panas Terik Bukan Halangan, Anggota Satgas TMMD Lanjutkan Pekerjaan
    12 Tim Wasev Itdam IV/ Diponegoro Kunjungi TMMD Kota Yogyakarta
    13 Tim Pengawas Evaluasi Kunjungi Lokasi TMMD Reguler ke-111 Kodim 0732/Kota Yogyakarta
    14 TMMD Reguler Jogja Mewujudkan Harapan Masyarakat
    15 Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro Cek Langsung Titik Lokasi Pembangunan Talud
    16 Wujudkan Kenyamanan Warga Masyarakat Kodim 0734/Kota Yogyakarta Buatkan Peresapan Air Hujan
    17 Dukung Fasilitas Guyup Rukun Warga Kodim Kota Jogja Bangun Balai RW Pakuncen
    18 Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro Tinjau Langsung Sasaran Fisik Balai RW
    19 Fasilitas Umum Dibangun Melalui TMMD Reguler ke-111 Kodim Jogja
    20 Panas Terik Bukan Halangan, Anggota Satgas TMMD Lanjutkan Pekerjaan
    21 Peletakan Batu Pertama Pembangunan Terminal BBM, Ini Harapan Bupati Inhil Wardan
    22 Ikuti Rapat Antisipasi Teror Bom dengan Pemprov Riau, Ini Himbauan Wabup Inhil Syamsuddin Uti
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting