Rabu, 23 Juni 2021
Follow Us ON :
 
| Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB | | Polri Bertindak secara Profesional, Kabid Humas : Itu Wajib Hukumnya Bagi Setiap Personel | | Istri Bupati Kuansing Jenguk dan Santuni Korban Selamat Kebakaran di Cerenti | | TMMD Jogja yang Berat Jadi Ringan, Hasilnya pun Maksimal | | Panas Terik Bukan Halangan, Anggota Satgas TMMD Lanjutkan Pekerjaan | | Tim Wasev Itdam IV/ Diponegoro Kunjungi TMMD Kota Yogyakarta
 
Berawal Pemberitaan Dugaan Oknum Kadis Nisbar Mesum,
Sebarkan Surat Dengan Isi Ancaman, Pemdakab Nias Barat Akan Digugat
Senin, 28-01-2019 - 08:26:26 WIB
Teks foto: surat selebaran yang diseberkan Diskominfo Nias Barat yang dinilai mencemarkan media kupaskasus.com
TERKAIT:
 
  • Sebarkan Surat Dengan Isi Ancaman, Pemdakab Nias Barat Akan Digugat
  •  

    KupasKasus.com, Pekanbaru -  Saat ini, unsur pimpinan perusahaan media Pers Kupas Kasus (www.kupaskasus.com), tengah menyiapkan materi gugatan terhadap Pemerintah Kabupaten Nias Barat Provinsi Sumatera Utara, terkait tuduhan dan/atau ancaman melalui selebaran surat yang diduga dilakukan dan disebar oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Nias Barat (Nisbar) setempat, Faigizatulo Halawa, S.Pd, MM pekan lalu.

    Unsur pimpinan media siber kupaskasus.com yang merasa dirugikan oleh selebaran surat berisi ancaman itu, menuding Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Kepala Dinas Kominfo Nias Barat, mengalihkan informasi terkait kebenaran dokumen jenis gambar dan video mesum oknum Kepala Dinas salah satu SKPD setempat yang kini bahan perbincangan diberbagai kalangan masyarakat baikpun warga net.

    Untuk itu, pimpinan media Pers Kupas Kasus, akan menggugat Pemdakab Nias Barat ke Pengadilan Tingggi Tata Usaha Negara (PTUN), serta dan mempinadakannya ke Polisi.

    "Kami sedang menyusun gugatan untuk diajukan ke PTUN, dan setelah itu nantinya, kami menempuh jalur hukum lagi untuk melaporkannya ke polisi," kata PU (Pemimpin Umum) Media Pers kupaskasus.com, Toro, kepada Wartawan, Minggu (27/01).

    Bupati Nias Barat melalui Kadis Kominfo Nias Barat, Faigizatulo Halawa pekan lalu, diduga secara sengaja menyebarkan selebaran surat di Group WhassApp (GWA) dan Group Facebook  (GB)  maupun di salah satu media online lokal setempat, yang menyatakan pada butir 4 surat yang belum diterima Redaksi tersebut, jika saudara (kupaskasus.com) tidak dapat menunjukkan data yang akurat sebagimana pemberitaan diatas, maka Pemerintah Kabupaten Nias Barat menganggap hal ini adalah pelanggaran Undang-undang ITE dan kami tempuh jalur hukum.

    Pemimpin Umum (PU) media kupaskasus.com, Toro, yang juga salah satu tokoh aktivis/elemen masyarakat itu, menilai ada beberapa hal yang janggal dan melanggar perundangan dalam selebaran surat Pemdakab Nias Barat tersebut. Di antaranya, surat berperihal, Klarifikasi Pemberitaan Media Online Kupas Kasus.com tentang “Di Duga Oknum Kadis di SKPD Nias Barat Mesum”.

    Hingga kini, surat yang dinilai hanya mengalihkan isu perbuatan mesum oknum Kepala Dinas setempat, belum diterima Redaksi maupun perusahaan Pers Kupas Kasus.

    Namun isi kemasan surat hoax Pemda Kabupaten Nias Barat itu, telah terpublish di salah satu media online setempat, dan di akun faceebook (Fb).

    Kejanggalan lainnya adalah, Kadis Kominfo Nisbart tidak memahami kebenaran sumber informasi berita yang dianggapnya mencemarkan nama baik salah seorang oknum Kepala Dinas pada SKPD setempat.

    Sementara, asal-usul sumber pemberitaan media Pers Kupaskasus.com, cukup jelas.

    Bahkan dalam pemberitaan, cukup jelas adanya pengakuan dan keterangan resmi sang oknum pelaku sex (Kadis-red) saat diwawancara Wartawan cukup jelas, yang mesti informasi berita tersebut dapat dijadikan pintu masuk oleh pejabat berwenang di daerah setempat untuk membidik para oknum pejabat yang diduga berperilaku tak sehat terhadap bawahan/staf.   

    "Jadi tindakan Pemerintah Kabupaten Nias Barat (Nisbart) menyebarkan surat yang isinya melanggar berbagai ketentuan perundang-undangan itu, sudah tidak benar lagi. Apalagi, surat yang dimaksud mereka itu sama sekali belum diterima Redaksi" jelas Toro.

    Ia menganggap tindakan yang dilakukan Pemda setempat melalui selebaran surat ancaman itu, justru melanggar prinsip-prinsip kemerdekaan Pers.

    "Mestinya yang dilakukan mereka itu terhadap pemberitaan media Pers adalah, Hak Jawab dan/atau Hak Koreksi, sebagiamana ketentuan pasal 5 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Pers, lanjutnya.

    Menurut Toro, surat Kadis Kominfo Nias Barat di WA Group maupun di facebook yang berisi nada ancaman tersebut, cukup merugikan dan fitnah terhadap media kupaskasus.com yang menghasilkan karya jurnalistik yang benar hingga dapat dipertanggungjawabkan.

    Sebab, informasi berita yang diunggah media kupaskasus.com pada Edisi: 22 Januari 2019 dengan judul “Diduga Oknum Kadis di SKPD Nias Barat, Mesum” berdasarkan informasi dan bukti data berupa video mesum dan jenis gambar mesra sang oknum Kadis terhadap bawahannya dalam kamar salah satu hotel, diperkuat lagi pengakuan sang oknum Kadis itu saat berhasil dikonfirmasi media.

    Tak hanya menggugat Pemda Nias Barat ke PTUN, awak media juga akan melaporkan ancaman sang Kadis Kominfo itu ke polisi.

    Sementara, soal perbuatan oknum pejabat yang didukung berbagai macam bentuk bukti gambar dan video mesum yang terjadi, pelaporannya akan diteruskan ke Gubernur Provinsi Sumut-Medan dan Mendagri.

    Kadis Kominfo Nias Barat, Faigizatulo Halawa saat dihubungi guna konfirmasi berita, tak diangkat. Namun melalui via SmS kepada media menyebutkan, Maaf disini sdg ada aca keluarga” elaknya, *** (MT)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sebarkan Surat Dengan Isi Ancaman, Pemdakab Nias Barat Akan Digugat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB
    02 Polri Bertindak secara Profesional, Kabid Humas : Itu Wajib Hukumnya Bagi Setiap Personel
    03 Istri Bupati Kuansing Jenguk dan Santuni Korban Selamat Kebakaran di Cerenti
    04 TMMD Jogja yang Berat Jadi Ringan, Hasilnya pun Maksimal
    05 Panas Terik Bukan Halangan, Anggota Satgas TMMD Lanjutkan Pekerjaan
    06 Tim Wasev Itdam IV/ Diponegoro Kunjungi TMMD Kota Yogyakarta
    07 Tim Pengawas Evaluasi Kunjungi Lokasi TMMD Reguler ke-111 Kodim 0732/Kota Yogyakarta
    08 TMMD Reguler Jogja Mewujudkan Harapan Masyarakat
    09 Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro Cek Langsung Titik Lokasi Pembangunan Talud
    10 Wujudkan Kenyamanan Warga Masyarakat Kodim 0734/Kota Yogyakarta Buatkan Peresapan Air Hujan
    11 Dukung Fasilitas Guyup Rukun Warga Kodim Kota Jogja Bangun Balai RW Pakuncen
    12 Tim Wasev Itdam IV/Diponegoro Tinjau Langsung Sasaran Fisik Balai RW
    13 Fasilitas Umum Dibangun Melalui TMMD Reguler ke-111 Kodim Jogja
    14 Panas Terik Bukan Halangan, Anggota Satgas TMMD Lanjutkan Pekerjaan
    15 Peletakan Batu Pertama Pembangunan Terminal BBM, Ini Harapan Bupati Inhil Wardan
    16 Ikuti Rapat Antisipasi Teror Bom dengan Pemprov Riau, Ini Himbauan Wabup Inhil Syamsuddin Uti
    17 Hadiri pada Pelantikan PWI Inhil, Bupati Wardan: Sampaikan Berita Keritik yang Membangun
    18 Wabup Syamsudin Uti Buka Konsultasi Publik KLHS, Ini Arahannya
    19 Sekda Inhil Afrizal Hadiri Pembukaan HLM TPID se- Provinsi Riau
    20 Wardan: Rakoor sama Unsur Forkopimda Dalam Hadapi Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021 M
    21 Dinas Sosial Gelar Syukuran Peringati HUT Tagana ke-17, Ini Imbauan Sekda Inhil Afrizal
    22 Ormas Pejuang Subuh Keritang Ini Resmi Dikukuhkan Wabup Inhil Syamsuddin Uti
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting