Kamis, 21 Oktober 2021
Follow Us ON :
 
| Polres Rohul OTT Kades Sita Uang 20 Juta Hasil Pungli Pengurusan SKRT dan SKGR | | Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menkopolhukam RI Silaturahmi ke Universitas Diponegoro | | Buka Apkasi Otonomi Expo 2021 Presiden Ajak Daerah Manfaatkan Peluang Ekspor | | Bupati Natuna Buka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Natuna Digital Desa Cerdas dan APM | | Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi | | Razia Tempat Hiburan Malam Polisi Amankan Belasan Wanita Pemandu Karaoke
 
Ketua Tim Penggerak PKK Rohil: Langkah Pencegahan Stunting Sangat Perlu Dilakukan
Jumat, 13-08-2021 - 21:36:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua Tim Penggerak PKK Rohil: Langkah Pencegahan Stunting Sangat Perlu Dilakukan
  •  

    KupasKasus.com, Rohil - Pada beberapa tahun belakangan ini, Stunting menjadi topik yang kerap  diperbincangkan banyak orang diberbagai belahan dunia, khususnya para ibu di negara berkembang.

    Apa itu Stunting ?


    Berikut paparan Ny. Sanimar Afrizal SPd Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir, pada kegiatan  Pembekalan dan Pemantapan Pencegahan Stunting di jajaran pengurus organisasi fungsional yang dipimpinnya.

    Sanimar Afrizal menyampaikan, bahwa berdasarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan, bahwa stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai.

    Dikarenakan suatu kondisi tertentu dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya anak sebagai generasi penerus, maka perlu dicegah dengan menciptakan kondisi yang ideal agar tumbuh kembangnya anak dapat berjalan dengan lebih baik dan sesuai dengan usianya, sehingga anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang dapat menjadi investasi masa depan atau generasi yang cerdas dan bernas.

    Langkah pencegahan stunting sangat perlu dilakukan, apa sajakah caranya? Simak selengkapnya berikut ini.

    1. Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil

    Tindakan yang relatif ampuh dilakukan untuk mencegah stunting pada anak adalah selalu memenuhi gizi sejak masa kehamilan.

    2. Beri ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan


    ASI berpotensi mengurangi peluang stunting pada anak berkat kandungan gizi mikro dan makro. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk tetap memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan kepada sang buah hati. Protein whey dan kolostrum yang terdapat pada susu ibu pun dinilai mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang terbilang rentan.

    3. Dampingi ASI Eksklusif dengan MPASI sehat

    Ketika bayi menginjak usia 6 bulan ke atas, maka ibu sudah bisa memberikan makanan pendamping atau MPASI. Dalam hal ini pastikan makanan-makanan yang dipilih bisa memenuhi gizi mikro dan makro yang sebelumnya selalu berasal dari ASI untuk mencegah stunting. WHO pun merekomendasikan fortifikasi atau penambahan nutrisi ke dalam makanan. Di sisi lain, sebaiknya ibu berhati-hati saat akan menentukan produk tambahan tersebut. Konsultasikan dulu dengan dokter.

    4. Terus memantau tumbuh kembang anak

    Orang tua perlu terus memantau tumbuh kembang anak mereka, terutama dari tinggi dan berat badan anak. Bawa si Kecil secara berkala ke Posyandu maupun klinik khusus anak. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi ibu untuk mengetahui gejala awal gangguan dan penanganannya.

    5.Selalu jaga kebersihan lingkungan

    Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan akan serangan penyakit, terutama kalau lingkungan sekitar mereka kotor. Faktor ini pula yang secara tak langsung meningkatkan peluang stunting. diare adalah faktor ketiga yang menyebabkan gangguan kesehatan tersebut

    PKK Gencar Sosialisasi Stunting

    TP PKK Kabupaten Rokan Hilir menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting, dan melakukan kunjungan rutin hingga ke pedesaan, sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting.

    Hal tersebut diungkapkan Sanimar saat ke beberapa tempat posyandu beberapa waktu lalu dalam acara penilaian lomba posyandu tingkat kabupaten.

    Dikatakan Sanimar, salah satu cara paling cepat menuntaskan masalah stunting, yaitu melalui gotong royong dan melibatkan banyak pihak, termasuk semua kader PKK dan masyarakat.

    "Kita semua turun ke masyarakat melakukan kampanye Stunting ini. Ayo kita kerja sama dengan sungguh-sungguh agar kasus stunting bisa tuntas ini bisa tuntas di Rohil," ajak Sanimar.

    Selain itu, Sanimar menyampaikan keberadaan Posyandu harus bisa memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi ibu ibu dan para balita serta meminta para kader Posyandu untuk bekerja dengan baik serta selalu ikhlas dalam melayani masyarakat.

    Disamping itu, kata Sanimar Afrizal bahwa keberhasilan yang telah ada untuk ditingkatkan serta melakukan inovasi dan terobosan dimasa Pandemi yang terjadi saat ini,  termasuk inovasi dan terbosan dalam melahirkan produk yang dapat menjadi penghasilan tambahan dirumah tangga. (Advetorial)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua Tim Penggerak PKK Rohil: Langkah Pencegahan Stunting Sangat Perlu Dilakukan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polres Rohul OTT Kades Sita Uang 20 Juta Hasil Pungli Pengurusan SKRT dan SKGR
    02 Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menkopolhukam RI Silaturahmi ke Universitas Diponegoro
    03 Buka Apkasi Otonomi Expo 2021 Presiden Ajak Daerah Manfaatkan Peluang Ekspor
    04 Bupati Natuna Buka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Natuna Digital Desa Cerdas dan APM
    05 Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    06 Razia Tempat Hiburan Malam Polisi Amankan Belasan Wanita Pemandu Karaoke
    07 Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing Buka Secara Resmi Musda- Rakerda PABPDSI Kabupaten Kuansing
    08 Kajari Kuansing Optimis Kasus Hotel Kuansing dan Pasar Modern Tuntas Tahun Ini dan ditetapkan tersan
    09 Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    10 Domestika Rizona Ketuai Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kuansing 2021-2026
    11 Satgas Yonif 410/Alugoro Bawa Misi Menjaga Kedaulatan Perbatasan RI - PNG Di Papua
    12 Rayakan Peringatan Maulid Nabi Bersama BKMT Gubernur Ajak Masyarakat Teladani Nabi
    13 Anggota Bermasalah Pecat!!!! LGS Dukung Tindakan Tegas Kapolri
    14 Tutup MTQ ke XIX Kecamatan Kandis Alfedri Berharap dengan MTQ ini menumbuhkan Manusia Qurani
    15 Serahkan zakat secara langsung Wabup Husni Sampaikan 2 Pesan kepada Mustahik
    16 Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
    17 Khususnya Turjawali Tsabhara Dituntut Memiliki Fisik yang Sehat dan Kuat serta Skill yang Mumpuni
    18 Polres Karimun Secara Rutin Melaksanakan giat Vaksinasi kepada Warga Diseputaran Pos Polairud kolong
    19 Kasdam IV/Diponegoro Dan Forkopimda Jateng Berikan Apresiasi Tinggi Kepada Akabri 1999
    20 Sah!!! Wakil Bupati Suhardiman Amby di tetapkan Gubri PLT Bupati Kuansing
    21 Gubri dan Wagubri Resmikan Jembatan Sei Siasam
    22 PAMMI PAC Mranggen Karangawen selenggarakan rapat evaluasi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting