Selasa, 18 Januari 2022
Follow Us ON :
 
| Sepekan Terakhir Karhutla Kembali Marak di Bintan Ini Pesan Roby | | Asosiasi wartawan Demokrasi Indonesia Muara Enim Mintak Kapolres Usut Tuntas Kekerasan Wartawan | | Korem 045/Gaya Kepulauan Bangka Belitung Gelar Vaksinasi Anak Ceria | | Team Nakes Koril 414-04/Koba Melaksanakan Vaksin Yang Ceria | | Danrem 045/Gaya Kep Babel Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP Kep.Babel | | Dinilai Konsisten Mendukung Gerakan Zakat, Gubernur Syamsuar Terima BAZNAS Award
 
Polda Riau Bantah Tudingan Setara Institute Kriminalisasi Anthony Hamzah
Jumat, 14-01-2022 - 20:28:59 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Bantah Tudingan Setara Institute Kriminalisasi Anthony Hamzah
  •  

    Kupaskasus.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau tegas membantah tudingan kriminalisasi terhadap tersangka pengrusakan disertai pengancaman dan pengusiran perumahan karyawan PT. Langgam Harmoni, Anthony Hamzah, seperti yang dilontarkan Setara Institute.

    Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (12/1/2022) juga membantah tudingan lainnya bahwa perkara yang menjerat oknum dosen Universitas Riau tersebut terkait dengan sengketa lahan.

    "Perlu saya tegaskan bahwa perkara yang disangkakan terhadap AH (Anthony Hamzah) adalah tentang tindak pidana pengrusakan disertai ancaman dan pengusiran yang terjadi di Perumahan Karyawan PT Langgam Harmoni, Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu pada Kamis tanggal 15 November 2020 lalu. Jadi jelas bukan perkara sengketa lahan," kata dia.

    Perkara yang menjerat oknum dosen Pascasarjana Fakultas Pertanian tersebut, lanjut dia, murni pidana pengrusakan, pengancaman, dan pemerasan sehingga pasal yang diterapkan terhadap Anthony adalah 170 KUHP, 335 KUHP, dan 368 KUHP junto Pasal 55 dan atau 56 KUHP.

    Dalam penanganan perkara tersebut, ia mengatakan penyidik telah menetapkan dua tersangka lainnya, Marvel dan Hendra Sakti. Kedua tersangka yang berperan sebagai koordinator lapangan dan pengarah massa telah divonis bersalah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang. Marvel dihukum 1 tahun 8 bulan dan Hendra Sakti dihukum 2 Tahun 2 bulan penjara.

    Berdasarkan fakta persidangan, perwira menengah polisi tersebut mengatakan bahwa kejahatan itu bermuara pada Anthony Hamzah. Dua terpidana sebelumnya menyatakan bahwa mantan ketua Koperasi Sawit Makmur periode 2016-2021 itu adalah otak aksi penyerangan yang melibatkan 300 preman untuk melakukan pengusiran dan pengancaman terhadap karyawan.

    "Dan berdasarkan fakta persidangan diketahui bahwa yang menjadi otak atas kejadian tersebut (Pasal 170 KUHP) adalah saudara AH (Ketua Kopsa-M)," paparnya.

    Untuk itu, Sunarto dengan tegas membantah bahwa tidak ada kriminalisasi dalam penanganan perkara tersebut. Penetapan tersangka Anthony Hamzah, kata dia, murni karena yang bersangkutan diketahui sebagai pihak yang menyuruh dan membiayai kelompok massa sebanyak 300 orang untuk mendatangi perumahan karyawan PT. Langgam Harmoni.

    Bahkan, sebelum dibawa dan ditangkap, penyidik telah melakukan dua kali pemanggilan terhadap Anthony Hamzah usai ditetapkan sebagai tersangka. Namun, tersangka tidak pernah memenuhi panggilan tersebut hingga diterbitkan surat daftar pencarian orang.

    Terkait status perlindungan Anthony pada lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK), Sunarto mengatakan bahwa LPSK dapat memberikan perlindungan kepada pelaku kejahatan yang bermaksud bekerjasama dengan penegak hukum untuk mengungkap kejahatan.

    Ia menjelaskan pelaku kejahatan yang demikian disebut dengan saksi pelaku. Undang-undang menegaskan saksi pelaku adalah tersangka, terdakwa, atau terpidana yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap suatu tindak pidana dalam kasus yang sama atau vide Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang perlindungan saksi dan korban.

    "Namun faktanya dalam penanganan perkara ini tersangka AH bukanlah tersangka yang kooperatif karena telah 2 kali tidak memenuhi panggilan penyidik sehingga jelas secara hukum tindakan Penyidik Sat Reskrim Polres Kampar yang melakukan upaya paksa membawa, menangkap dan menahan tersangka AH adalah tindakan yang sah," jelas dia.

    Lebih jauh, Sunarto menegaskan bahwa perkara yang ditangani Satreskrim Polres Kampar tersebut adalah antara Karyawan PT Langgam Harmoni dengan Anthony Hamzah. Tidak ada hubungannya dengan PTPN V, juga tak ada kaitannya dengan petani yang tergabung dalam Kopsa-M.

    Sunarto juga mengimbau semua pihak harus menghormati proses hukum yang berjalan dan tidak mempolitisir situasi dengan menyampaikan narasi yang tidak sesuai fakta. Dirinya berharap tidak ada lagi statement atau narasi yang muncul dengan mengalihkan permasalahan untuk kepentingan seseorang atau pihak tertentu.

    Untuk diketahui, penyerangan yang dilakukan Anthony Hamzah dan kroninya berlangsung pada Oktober 2020 silam. Dalam aksi yang dilakukan pada malam hari tersebut, para pelaku melakukan pengrusakan dan penjarahan puluhan rumah yang dihuni sekitar 200 karyawan dan buruh.

    Dalam aksinya, mereka terlebih dahulu memutuskan aliran listrik ke perumahan karyawan tersebut. Di saat suasana gelap gulita, mereka mendobrak paksa satu persatu rumah yang saling berdempetan dan memaksa para karyawan keluar dari desa.

    Aksi yang juga menimpa anak-anak serta istri para karyawan tersebut membekas erat hingga menyebabkan trauma berat. Tak sedikit para karyawan perkebunan sawit itu memilih pulang kampung pasca penyerangan brutal tersebut. (Firman)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Bantah Tudingan Setara Institute Kriminalisasi Anthony Hamzah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sepekan Terakhir Karhutla Kembali Marak di Bintan Ini Pesan Roby
    02 Asosiasi wartawan Demokrasi Indonesia Muara Enim Mintak Kapolres Usut Tuntas Kekerasan Wartawan
    03 Korem 045/Gaya Kepulauan Bangka Belitung Gelar Vaksinasi Anak Ceria
    04 Team Nakes Koril 414-04/Koba Melaksanakan Vaksin Yang Ceria
    05 Danrem 045/Gaya Kep Babel Hadiri Pengukuhan Kepala BPKP Kep.Babel
    06 Dinilai Konsisten Mendukung Gerakan Zakat, Gubernur Syamsuar Terima BAZNAS Award
    07 Gabungan Brimob Dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker
    08 Tinjau Pelabuhan Benoa Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat
    09 Polda Sumsel dan Polres Muara Enim Kunjungi Kampung Kemayoran
    10 Serahkan DPA 2022 Kepada OPD Gubernur Ansar Ingatkan Percepat Penyerapan Anggaran
    11 Korem 045/Gaya Gelar Upacara Bendera Bulanan
    12 2 Oknum Brigadir Polri Anggota Polres PangkalPinang di Pecat Secara Tidak Hormat
    13 Pimpin Apel Pagi Kapolres Bangka Barat Sosialisasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK
    14 Kapolres Bangka Barat Memberi Reward Kepada Anggota yang Berhasil Mengsukseskan Vaksinasi
    15 PLT Bupati Suhardiman Amby Pimpinan Upacara Apel Perdana 17 Hari Bulan di lingkungan Pemerintahan
    16 Dua Pelaku Penjamretan di Padangsidimpuan Meninggal Dunia
    17 Bhakti Sosial Vihara Dharma Shanti Sentuh Semua Lapisan Roby Sebut Ini Cermin Kebhinekaan
    18 Sat Lantas Polres Bangka Barat melaksanakan Patroli Rutin Guna Menurunkan Tingkat Pelanggaran Lalu L
    19 Tinjau Pelabuhan Benoa Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat
    20 Gabungan Brimob dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker
    21 Hadir di Pelantikan Ketua RT dan RW ke Kecamatan Minas ini Pesa Alfedri
    22 Aktivis Larshen Yunus Temui Tokoh Masyarakat Riau Fajar MS:Beliau ini Murni Berjuang Melawan Korupsi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting