Kamis, 21 Oktober 2021
Follow Us ON :
 
| Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi | | Polres Rohul OTT Kades Sita Uang 20 Juta Hasil Pungli Pengurusan SKRT Dan SKGR | | Bupati Siak : "RDTR Beri Kepastian Bagi Calon Investor Di Kawasan Industri Tanjung Buton" | | Kepala Inspektorat Tuba Dr. Untung Widodo serta Sektris BPKAD Arya menghadiri secara virtual pembuka | | Mempringati Haru Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKBG) ke-69 | | Kalapas Dan Ketua DPW Lapas Muara Enim Bagikan 65 Paket Sembako dan Paket New Normal Kit
 
Jabarkan Program Prioritas
Kapolri: Krimsus Polda Riau dan BI Lakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
Kamis, 25-02-2021 - 19:53:10 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bekerjasama dengan Bank Indonesia melakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah.
TERKAIT:
 
  • Kapolri: Krimsus Polda Riau dan BI Lakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  •  

    Kupaskasus.com, Riau - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau bekerjasama dengan Bank Indonesia melakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah yang digagas di Ruang Pelatihan Lantai III Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Riau jalan Sudirman Kota Pekanbaru, Kamis (25/02/2021) pagi.

    Dalam keterangannya kepada awak pers, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan Pelatihan ini merupakan pelatihan yang di gagas oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau dengan Tema: "Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah” bekerja sama dengan Bank Indonesia. Menurut Sunarto, gagasan pelatihan ini sesuai dengan Prioritas Kapolri pada Program nomor enam tentang Peningkatan Kinerja Penegak Hukum dengan cara melaksanakan Pelatihan dengan menggunakan Webinar atau Workshop.

    Pelatihan ini dilakukan terhadap Penyidik/Penyidik Pembantu Polda Riau dan jajaran selama dua hari ini, Kamis dan Jumat (25/02). 

    Dalam Pembukaan acara ini dihadiri oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provonsi Riau, Decymus SE, MA, Deputi Direktur BI, Arsal Mashuri. Direktur dan Pejabat Eselon Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau. Dir Reskrimsus Polda Riau, para Narasumber dan tiga puluh orang peserta pelatihan yang merupakan Penyidik dan Penyidik Pembantu di lingkungan Direktorat Reserse Kriminal khusus Polda Riau dan dari Reserse Kriminal Polres jajaran.

    Dalam sambutannya, Decymus, selaku Kepala BI Perwakilan Provinsi Riau mengatakan bahwa Kerja sama dan pelatihan ini sudah lama dijalankan. Pihaknya rutin melakukan pendidikan dan latihan bukan hanya untuk internal BI tapi juga untuk pegawai eksternal. "Yang saat ini dilakukan adalah bentuk tindak lanjut kerja sama Bank Indonesia dengan Polri, BI dan Polri secara rutin melakukan tukar menukar informasi, pengawalan dan pengamanan," ujar Decymus. 

    Decymus juga mengatakan bahwa uang palsu di Riau cukup rendah, uang paslu mulai dari pembuat pengedar harus diberentas, maka dari itu diperlukan kerja sama pihaknya dengan Polri untuk memberantasnya. Untuk tindak pidana kurva, ada di temukan 4 kurva yang tidak berizin di Riau 1 di Duri dan 3 di Bagansiapi api. Untuk PTD nihil di Provinsi Riau. 

    “Bank Indonesia dan Polri berinisiatif melakukan pelatihan kepada penyidik / penyidik pembantu sebanyak 30 orang, yang akan dilaksanakan selama dua hari, yang  bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas penyidik Polri,” ujar Decymus sambal menutup sambutannya. 

    Sementara itu, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi dalam sambutannya mengatakan  bahwa Riau adalah Provinsi dengan angka eskpor tertinggi. Dia berharap dengan hal itu Riau bisa dilimpahkan eskpor yang baik. 

    Di bidang moneter, cashflow yang terjadi harus bisa dijaga untuk pembangunan Riau. Dia juga mengungkapkan bahwa para penyidik harus mengetahui di Republik ini ada dua bentuk kebijakan, yakni kebijakan monoter dan kebijakan fiscal. Pandemi telah membuat perekonomian Indonesia tidak stabil, maka dari itu kita harus bisa menjaga kestabilan rupiah. Apabila kita berhasil mengelola hal ini maka indonesia akan memiliki cadangan devisa yang sangat besar. 

    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa selama tahun 2020 Polda Riau telah berhasil mengungkap kasus uang palsu sebanyak empat Kasus yang di proses oleh Polresta Pekanbaru, Polres Rohul, Polres Rohil dan Polres Bengkalis. Agung juga sempat menyinggung tentang Pasar Muamalah di Depok dimana pedagang dan pembeli tidak menggunakan uang rupiah sebagai alat pembayaran tetapi menggunakan dinar dan dirham. Hal tersebut tentunya bertentangan dengan Undang-Undang No 7 Tahun 2011 tentang mata uang. 

    “Saya tegaskan tidak ada alat bayar selain uang rupiah diwilayah Provinsi Riau. Wilayah pesisir seperti Kabupaten Meranti, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai sangat rawan terjadinya transaksi pembayaran tidak menggunakan rupiah sehingga peru pemgawasan dari pihak kepolisian,” pesan Agung menekankan kepada penyidik yang hadir dalam pelatihan. 

    “Saya ucapkan terimakasih kepada pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau yang telah memberikan fasilitas dalam pelaksanaan pelatihan ini, semoga berkelanjutan pada tahun berikutnya," ujar Agung sambil menutup sambutannya. (r/sh.s)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolri: Krimsus Polda Riau dan BI Lakukan Pelatihan Tindak Pidana Terhadap Uang Rupiah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    02 Polres Rohul OTT Kades Sita Uang 20 Juta Hasil Pungli Pengurusan SKRT Dan SKGR
    03 Bupati Siak : "RDTR Beri Kepastian Bagi Calon Investor Di Kawasan Industri Tanjung Buton"
    04 Kepala Inspektorat Tuba Dr. Untung Widodo serta Sektris BPKAD Arya menghadiri secara virtual pembuka
    05 Mempringati Haru Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKBG) ke-69
    06 Kalapas Dan Ketua DPW Lapas Muara Enim Bagikan 65 Paket Sembako dan Paket New Normal Kit
    07 Polres Rohul OTT Kades Sita Uang 20 Juta Hasil Pungli Pengurusan SKRT dan SKGR
    08 Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Dampingi Menkopolhukam RI Silaturahmi ke Universitas Diponegoro
    09 Buka Apkasi Otonomi Expo 2021 Presiden Ajak Daerah Manfaatkan Peluang Ekspor
    10 Bupati Natuna Buka Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Natuna Digital Desa Cerdas dan APM
    11 Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    12 Razia Tempat Hiburan Malam Polisi Amankan Belasan Wanita Pemandu Karaoke
    13 Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing Buka Secara Resmi Musda- Rakerda PABPDSI Kabupaten Kuansing
    14 Kajari Kuansing Optimis Kasus Hotel Kuansing dan Pasar Modern Tuntas Tahun Ini dan ditetapkan tersan
    15 Alumni Akabri 99 Riau Peduli Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    16 Domestika Rizona Ketuai Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kuansing 2021-2026
    17 Satgas Yonif 410/Alugoro Bawa Misi Menjaga Kedaulatan Perbatasan RI - PNG Di Papua
    18 Rayakan Peringatan Maulid Nabi Bersama BKMT Gubernur Ajak Masyarakat Teladani Nabi
    19 Anggota Bermasalah Pecat!!!! LGS Dukung Tindakan Tegas Kapolri
    20 Tutup MTQ ke XIX Kecamatan Kandis Alfedri Berharap dengan MTQ ini menumbuhkan Manusia Qurani
    21 Serahkan zakat secara langsung Wabup Husni Sampaikan 2 Pesan kepada Mustahik
    22 Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting