Minggu, 23 Juni 2024
Follow Us ON :
 
| Buka MTQ Ke-39 Tingkat Provsu 2024, Pj Gubernur Sumut | | Bupati Tapsel Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid Taqwa Muhammadiyah Ilyas Nur | | DPRD Pekanbaru Rapat Paripurna Istimewa Memperingati HUT Kota Pekanbaru Ke- 240 | | Launching Mesin KISS PUMP | | Tokoh Masyarakat KKSS Karimun Gelar Khitan Massal Gratis | | Rapat Paripurna Laporan Pansus Terhadap Pembahasan LKPJ Pemerintah Kota Pekanbaru Tahun 2023
 
Limbah Latung Dibiarkan, Diduga PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Cemarkan Lingkungan
Senin, 01-06-2020 - 16:35:40 WIB

TERKAIT:
   
 

KupasKasus.com, Pelalawan - Kinerja perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, patut menjadi perhatian Pemerintah Pusat khususnya Menteri BUMN. Pasalnya, aktivitas perusahaan milik Negara tersebut, diduga tabrak beberapa Undang-undang dan Peraturan Pemerintah maupun, kebijakan Kesehatan, Keselamatan & Lingkungan (KKL) pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, itu sendiri. Hal ini, diutarakan, Edison aktivis Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) diruang kerjanya, Senin (01/06/20).

Adapun dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Fild, dijelaskan Edison, terkait adanya dugaan kesengajaan melakukan pembiaran pencemaran lingkungan hidup terkait Limbah Latung (Oil Sfild) yang diproduksi melalui saluran Pamping, bahkan limbah tersebut berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat dan perkebunan warga di sekitaran tepatnya di daerah lingkungan RT/RW 25/10, serta di lokasi samping Stasiun PEP Ukui dan belakang Stasiun Manifold 6.

"Bukan hanya itu saja, dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui limbah Latung, yang telah berserahkan itu, sudah bertahun-tahun dilakukan pembiaran. Bahkan terbukti team lembaga kami saat melakukan pemantauan dilapangan, limbah latung yang berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat baik di sekitaran pekerbunan warga masih dilakukan pembiaran oleh PT.  Pertamina EP Asset 1 Lirik Field," ungkap Edison selaku Sekum Lembaga PEPARA RI.

Edison lebih jauh menjelaskan, aksi pembiaran limbah latung itu juga ditemukan turut cemarkan lingkungan Sekolah seperti, ditemukan di beberapa titik halaman Sekolah SMP Negeri 1 Ukui, Kabupaten Pelalawan, limbah latung berserahkan tanpa dilakukan pembersihan dari pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field ataupun kontraktor sebagai pihak ketiga yang telah ditunjuk.

"Menurut Saya kasus dugaan pencemaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, akibat adanya dugaan lemahnya pengawasan oleh pihak instansi terkait seperti, Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan, baik Dinas Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau. Sehingga perusahaan milik Negara tersebut lebih leluasan membiarkan limbah latung tersebut cemarkan lingkungan pemukiman warga tempatan," tuding Edison.

Edison menegaskan, kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup itu dalam waktu  dekat akan kita tindak lanjut kepada pihak-pihak yang berkompiten. Kenapa tidak, kita menduga pembiaran limbah latung tersebut sangat berpotensi merugikan negara. Dikarenakan semestinya PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field menggunakan jasa pihak ketiga untuk membersihkan setiap limbah latung yang telah berserahkan, tutup Edison.

Perlu diketahui, sebelumnya kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait limbag latung milik PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field telah dilayangkan surat Klarifikasi/Konfirmasi dengan Nomor: 001/KT/PEPARA-RI/PKU/II/2020, tertanggal 24 Februari 2020, melalui bendera LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) bersama-sama awak media ini. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan jawaban secara tertulis dari Manager PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field, yang beralamat Jalan Raya Lintas Timur KM 175, Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Ketika Tim Media ini bersama LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia saat melakukan pemantauan dilapangan, tepatnya disejumlah lokasi berserahkan limbah latung milik PT. Pertamnia EP Asset 1 Lirik Field. Salah seorang warga bernama M. Simbolon mengatakan, limbah itu sudah lama dibiarkan Bang, Saya perhatikan tidak pernah pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field baik pihak ketiga membersihkan, katanya kepada tim saat mengambil dokumentasi limbah yang telah berserahkan.

Beberapa bulan belakangan ini, Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui Humas Yon Mursitoardi, saat memberikan keterangan secara lisan kepada awak media ini di Pekanbaru, terkait kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait data/informasi yang dikantongi awak media ini bersama tim LSM PEPARA-RI menurutnya sejauh ini belum ada kita menemukan limbah latung tersebut.

"Limbah latung tersebut tak adanya berserahkan di lingkungan pemukiman masyarakat, kita PT. Pertamina EP Asset Lirik Field, adanya pihak ketiga yaitu PT. PPLI untuk pengakutan atau pembersihan limbah latung yang telah berserahkan di daerah areal aktivitas kita," kata Yon.

Untuk memastikan balasan surat resmi sebagaimana yang telah ditunjukan kepada Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, tertanggal 24 Februari 2020 yang dimana sebagai bahan konfirmasi berita yang akan dilayangkan kepada khayalal umum, media ini kembali mempertanyakan kepada Yon Mursitoardi melalui hendphone selulernya, Senin (01/06/20).

Hingga berita ini disajikan kepada publik. Menurut, Yon Mursitoardi surat tersebut belum bisa dibalas secara resmi akibat terkendala dengan pandemi Covid-19 ini, tapi Saya akan mengkordinasikan kepada manajemen agar segera dibalas, tutupnya. (Tim)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Limbah Latung Dibiarkan, Diduga PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Cemarkan Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Buka MTQ Ke-39 Tingkat Provsu 2024, Pj Gubernur Sumut
    02 Bupati Tapsel Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid Taqwa Muhammadiyah Ilyas Nur
    03 DPRD Pekanbaru Rapat Paripurna Istimewa Memperingati HUT Kota Pekanbaru Ke- 240
    04 Launching Mesin KISS PUMP
    05 Tokoh Masyarakat KKSS Karimun Gelar Khitan Massal Gratis
    06 Bertemu AHY, Bupati Suhardiman Sampaikan Kompleksitas Masalah Pertanahan di Kuansing
    07 Polres Siak Menunjukkan Keseriusannya Dalam Memberangus Narkoba Sampai Ketingkat Polsek
    08 Ananda Laila Putri Sebut : Ikan Patin Bisa Jadi Menu Kuliner Khas Siak
    09 Lomba Mancing FSS Dorongan Lestarikan Ekosistem Sungai Siak
    10 Pj Wali Kota Padangsidimpuan Disambut dengan Acara Adat Angkola
    11 Anggota DPRD Rohil Menghadiri Malam Kesenian Festival Bakar Tongkang 2024
    12 Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi Menghadiri Peresmian Festival Ekonomi Kreatif
    13 Bupati Tapsel Serahkan ZIS Secara Serentak ke Seluruh Kecamatan se-Tapsel
    14 Kesal Dengan Sikap Pj Kades, Masyarakat Teluk Pauh Geruduk Kantor Camat Pangean
    15 Bupati Tapsel Serahkan ZIS Secara Serentak ke Seluruh Kecamatan se-Tapsel
    16 Peringati 26 Tahun Reformasi, Mahasiswa Di Riau Hadirkan 2000 Instalasi Tengkorak dan 1000 Nisan
    17 Ada Gangguan di Server PDN Pusat, Imigrasi Karimun Tetap Layani Perlintasan dan Permohonan Paspor
    18 Ada Gangguan di Server PDN Pusat, Imigrasi Karimun Tetap Layani Perlintasan dan Permohonan Paspor
    19 Polres Siak Lakukan Anjangsana Sempena Menyambut Hari Bhayangkara Ke 78
    20 Polsek Kandis Berhasil mengungkap Pencuri Hp Dirumah Warga
    21 Bupati Siak Hadiri Gema Sholawat dan Haflah Milad ke-6 Ponpes Nurul Furqon
    22 Beri Materi Tata Kelola Pemerintah Baik dan Bersih, Kajati Riau Beri Arahan ASN Siak
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting