Minggu, 01 Oktober 2023
Follow Us ON :
 
| Keceriaan Anak-Anak Saat Bertemu dengan Satgas TMMD | | Jalin Kebersamaan dan Keakraban, Anggota Satgas TMMD Bermain Voli Bersama Warga | | Antrian Angkong di TMMD 118 Purwogondo Menunggu Adukan Material | | Istirahat Tiba, Anggota Satgas TMMD Kodim 0715 Kendal Nikmati Pisang Goreng dan Kopi | | Tetap Semangat Laksanakan TMMD Reguler Ke-118 Bersama Masyarakat | | Sekda Sebut Banyak Kebutuhan Masyarakat Akan Terganggu
 
Limbah Latung Dibiarkan, Diduga PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Cemarkan Lingkungan
Senin, 01-06-2020 - 16:35:40 WIB

TERKAIT:
   
 

KupasKasus.com, Pelalawan - Kinerja perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, patut menjadi perhatian Pemerintah Pusat khususnya Menteri BUMN. Pasalnya, aktivitas perusahaan milik Negara tersebut, diduga tabrak beberapa Undang-undang dan Peraturan Pemerintah maupun, kebijakan Kesehatan, Keselamatan & Lingkungan (KKL) pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, itu sendiri. Hal ini, diutarakan, Edison aktivis Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) diruang kerjanya, Senin (01/06/20).

Adapun dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Fild, dijelaskan Edison, terkait adanya dugaan kesengajaan melakukan pembiaran pencemaran lingkungan hidup terkait Limbah Latung (Oil Sfild) yang diproduksi melalui saluran Pamping, bahkan limbah tersebut berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat dan perkebunan warga di sekitaran tepatnya di daerah lingkungan RT/RW 25/10, serta di lokasi samping Stasiun PEP Ukui dan belakang Stasiun Manifold 6.

"Bukan hanya itu saja, dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui limbah Latung, yang telah berserahkan itu, sudah bertahun-tahun dilakukan pembiaran. Bahkan terbukti team lembaga kami saat melakukan pemantauan dilapangan, limbah latung yang berserahkan dilingkungan pemukiman masyarakat baik di sekitaran pekerbunan warga masih dilakukan pembiaran oleh PT.  Pertamina EP Asset 1 Lirik Field," ungkap Edison selaku Sekum Lembaga PEPARA RI.

Edison lebih jauh menjelaskan, aksi pembiaran limbah latung itu juga ditemukan turut cemarkan lingkungan Sekolah seperti, ditemukan di beberapa titik halaman Sekolah SMP Negeri 1 Ukui, Kabupaten Pelalawan, limbah latung berserahkan tanpa dilakukan pembersihan dari pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field ataupun kontraktor sebagai pihak ketiga yang telah ditunjuk.

"Menurut Saya kasus dugaan pencemaran yang dilakukan PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, akibat adanya dugaan lemahnya pengawasan oleh pihak instansi terkait seperti, Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan, baik Dinas Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau. Sehingga perusahaan milik Negara tersebut lebih leluasan membiarkan limbah latung tersebut cemarkan lingkungan pemukiman warga tempatan," tuding Edison.

Edison menegaskan, kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup itu dalam waktu  dekat akan kita tindak lanjut kepada pihak-pihak yang berkompiten. Kenapa tidak, kita menduga pembiaran limbah latung tersebut sangat berpotensi merugikan negara. Dikarenakan semestinya PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field menggunakan jasa pihak ketiga untuk membersihkan setiap limbah latung yang telah berserahkan, tutup Edison.

Perlu diketahui, sebelumnya kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait limbag latung milik PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field telah dilayangkan surat Klarifikasi/Konfirmasi dengan Nomor: 001/KT/PEPARA-RI/PKU/II/2020, tertanggal 24 Februari 2020, melalui bendera LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia (PEPARA-RI) bersama-sama awak media ini. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan jawaban secara tertulis dari Manager PT. Pertamina MP Asset 1 Lirik Field, yang beralamat Jalan Raya Lintas Timur KM 175, Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Ketika Tim Media ini bersama LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia saat melakukan pemantauan dilapangan, tepatnya disejumlah lokasi berserahkan limbah latung milik PT. Pertamnia EP Asset 1 Lirik Field. Salah seorang warga bernama M. Simbolon mengatakan, limbah itu sudah lama dibiarkan Bang, Saya perhatikan tidak pernah pihak PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field baik pihak ketiga membersihkan, katanya kepada tim saat mengambil dokumentasi limbah yang telah berserahkan.

Beberapa bulan belakangan ini, Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field melalui Humas Yon Mursitoardi, saat memberikan keterangan secara lisan kepada awak media ini di Pekanbaru, terkait kasus dugaan pencemaran lingkungan hidup terkait data/informasi yang dikantongi awak media ini bersama tim LSM PEPARA-RI menurutnya sejauh ini belum ada kita menemukan limbah latung tersebut.

"Limbah latung tersebut tak adanya berserahkan di lingkungan pemukiman masyarakat, kita PT. Pertamina EP Asset Lirik Field, adanya pihak ketiga yaitu PT. PPLI untuk pengakutan atau pembersihan limbah latung yang telah berserahkan di daerah areal aktivitas kita," kata Yon.

Untuk memastikan balasan surat resmi sebagaimana yang telah ditunjukan kepada Manager PT. Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, tertanggal 24 Februari 2020 yang dimana sebagai bahan konfirmasi berita yang akan dilayangkan kepada khayalal umum, media ini kembali mempertanyakan kepada Yon Mursitoardi melalui hendphone selulernya, Senin (01/06/20).

Hingga berita ini disajikan kepada publik. Menurut, Yon Mursitoardi surat tersebut belum bisa dibalas secara resmi akibat terkendala dengan pandemi Covid-19 ini, tapi Saya akan mengkordinasikan kepada manajemen agar segera dibalas, tutupnya. (Tim)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Limbah Latung Dibiarkan, Diduga PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Cemarkan Lingkungan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Keceriaan Anak-Anak Saat Bertemu dengan Satgas TMMD
    02 Jalin Kebersamaan dan Keakraban, Anggota Satgas TMMD Bermain Voli Bersama Warga
    03 Antrian Angkong di TMMD 118 Purwogondo Menunggu Adukan Material
    04 Istirahat Tiba, Anggota Satgas TMMD Kodim 0715 Kendal Nikmati Pisang Goreng dan Kopi
    05 Tetap Semangat Laksanakan TMMD Reguler Ke-118 Bersama Masyarakat
    06 Sekda Sebut Banyak Kebutuhan Masyarakat Akan Terganggu
    07 Bupati Rohil Lepas Ratusan Peserta Fun Run 5K Meriahkan HUT ke-78 TNI Oleh Kodim 0321 Rohil
    08 Buka Turnamen Sepakbola di Simandolak Suhardiman Berharap Lahir Talenta Sepakbola Profesional
    09 Kabag Ops Polres Muba dan Kapolsek Lalan Laksanakan giat Polisi dan Koordinasi di Kantor PT BKI
    10 Pemerintah Provinsi Riau Semakin Gencarkan Salat Subuh Berjamaah
    11 Bupati Suhardiman Yakin Kopah Penghasil Qori dan Qori Ah Terbaik
    12 DPRD Rohil Sahkan APBD Perubahan Tahun 2023 Sebesar 2,4 Triliun
    13 Kapolres Inhil Ingatkan Pelaku Pembakar Lahan Dihukum Berat, Penjara 10 Tahun dan Denda 10 Milyar
    14 Sinergitas TNI Polri Satgas TMMD Ke 116 Kodim 0715/Kendal Makin Solid
    15 Sudah Nampak Hasil Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-118
    16 Hilangkan Penat, Satgas TMMD Bercanda dengan Warga Saat Istirahat Kerja
    17 Pertahankan Kualitas Cor Jalan, Satgas TMMD Lakukan Penyiraman
    18 Sinergitas TNI Polri Dalam TMMD Reguler 118
    19 Ikut Satgas TMMD, Prada Yustinus Belajar Ilmu Pertukangan
    20 Ucapan Terima Kasih Yahman untuk Satgas TMMD
    21 Tak Hanya Membangun, Satgas TMMD Berikan Wawasan Kebangsaan Untuk Siswa
    22 Pembangunan Talud Terus Di Kerjakan Warga Bersama Anggota Satgas TMMD
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting