Senin, 01 Maret 2021
Follow Us ON :
 
| Buka Musrenbang Tualang Bupati Alfedri Minta Peruntukan Dana Desa Percepat Pemulihan Ekonomi | | Kepala Lapas Kelas llB Gelar Coffee Morning dengan Insan Pers | | Plh Bupati: Terima Kasih Ibu Merna, Selamat Datang Bapak Irfan | | Rahma Kembali Geliatkan Perekonomian Melalui Bazar Juadah Nusantara dan Permudah Urusan Izin IKM | | Pemerintah Kabupaten Siak Pisah Sambut dengan Kajari Siak | | Setelah SK Provinsi keluar Irvan Rahmadani Prayogo Dipercayai sebagai Ketua PERBAKIN Bengkalis
 
BPK RI Riau Minta Pemda Laporkan LKPD 2020 Paling Lambat 5 Maret 2021 Mendatang
Kamis, 21-01-2021 - 10:14:54 WIB
Bupati Siak Alfedri mengikuti Video Conference pelaksanaan audit LKPD tahun anggaran 2020 dan menjaring masukan terkait tugas pemeriksaan BPK, Rabu (20/1/2021).
TERKAIT:
 
  • BPK RI Riau Minta Pemda Laporkan LKPD 2020 Paling Lambat 5 Maret 2021 Mendatang
  •  

    Kupaskasus.com, Siak - Bupati Siak Alfedri mengikuti Video Conference pelaksanaan audit LKPD tahun anggaran 2020 dan menjaring masukan terkait tugas pemeriksaan BPK yang berlangsung di Ruang Bandar Siak Lantai II Kantor Bupati Siak, Rabu (20/1/2021).

    Hadir dalam Vitcon itu, Sekda Siak, Kepala Inspektur kabupaten Siak, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Siak Hendrisan, Kepala Bapeda Siak Wan Yunus, perwakilan Badan Keuangan Daerah Tengku Musa.

    Sementara dari layar monitor tampak hadir Plh, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy, Kepala Inspektur Riau, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widhi Widayat dan jajaran serta para Bupati dan Wakil Bupati di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

    Bupati Siak Alfedri menyambut baik atas pemeriksaan yang akan dilaksanakan oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau. Yang dalam waktu dekat mulai melakukan pemeriksaan tahap pertama.

    "Kami akan menyiapkan laporan keuangan tahun anggaran 2020 secara lebih baik. Kami sangat berterimakasih kepada BPK yang telah berkoordinasi dan menunjuk tim yang akan menjadi penghubung auditor dari pada BPK," ujar Alfedri.

    Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD pelaporan atas pengelolaan dan tanggungjawab keuangan daerah bukan hanya menjadi tugas SKPKD.

    "Saya mengharapkan seluruh OPD memiliki tanggungjawab besar untuk mendukung proses pemeriksaan, dan yang terpenting  berkomunikasi dan menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan tim auditor," tegasnya.

    Pada kesempatan itu dari paparan tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau dari tahun 2005 sampai dengan 31 Desember 2020 Siak berada di posisi teratas.

    "Alhamdulillah, Siak tingkat penyelesiannya paling tinggi diatas 75 persen. Artinya capaian ini perlu di pertahankan. Ini menunjukan tingkat akuntanbilitas dalam penyampaian pelaporan keuangan daerah, terus mengalami perbaikan," pesannya. 

    Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Widhi Widayat menyampaikan laporan LKPD bukan lah, hal baru namun sudah menjadi kewajiban pemerintah daerah. Karena itu LKPD tahun 2020 audit paling lambat disampaikan pada 5 Maret 2021.

    "Kami berharap agar LKPD tahun 2020 auditid paling lambat sudah kami terima pada 5 Maret 2021. Mengapa demikian, karena dari waktu ke waktu proses penyusunan LKPD ini bukan lagi menjadi beban tapi ini kewajiban setiap tahun yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah," ungkapnya.

    Dengan mekanisme dan sistem pelaporan yang semakin baik yang tidak selalu menunggu tanggal 31 Maret. Jadi ada baiknya kita sama-sama mendorong untuk mempercepat pelaporan, dengan mempercepat paporan, maka proses pemeriksaan juga lebih cepat, LHPD juga di sampaikan lebih cepat, APBDP pun di bahas lebih cepat. Sehingga semuanya makin maju waktunya.

    "Saya mengharapkan kepada bapak dan ibu, kami sudah menerima LKPD hasil audit paling lambat 5 Maret bahkan lebih maju di Februari kami akan lebih senang. Namun ini bukan seperti anak-anak ujian, selesai tidak selesai di kumpulkan, bukan seperti itu tentu ada syarat yang harus dipenuhi," terangnya.

    Tim pemeriksa akan melanjutkan pemeriksaan yakni lemeriksaan terperinci, yang menurut jadwal dilakukan selama 30 hari jangka waktunya tentatif. Dari 8 Maret sampai dengan 9 April 2021. Namun ini masih tentatif artinya sangat fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan, jika merasa perlu bisa di perpanjang masa pemeriksaan terperincinya.

    "Kami menjadwalkan bahwa LHP atas LKPD tahun anggaran 2020 akan diserahkan kepada Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota pada 6 Mei 2021. Kami sangat berharap alur yang sudah di rencanakan ini, menjadi perhatian khususnya bapak dan ibu kepala daerah," terangnya.

    Lanjutnya, disadari pelaksanaan APBD tahun 2020 lalu, berjalan di musim pendemi yang penuh dinamika. Tentu peralihan dan pemangkasan anggaran terjadi.

    "Pelaksanaan APBD 2020 penuh dinamika, peraturan pun sangat dinamis berubah dari waktu ke waktu. Tentu tim pemeriksa tidak berarti memberikan relaksasi atau memberikan pembenaran atas semua hal yang dilakukan selama tahun anggaran 2020," tegasnya.

    Ia juga meminta kepada kepala daerah agar berkirim surat kepada seluruh pengurus Parpol yang memiliki kursi di DPRD untuk menyampaikan pelaporan pertanggungjawaban pengunaan bantuan keuangan ini disampaikan kepada BPK paling lambat 31 Januari 2021.

    "Karena ini termasuk bagian dari tugas wajib BPK, yaitu memeriksa laporan pengunaan dana bantuan keuangan, sehingga kami mengamanatkan kepada kepala daerah untuk mengingatkan pengurus parpol untuk memenuhi kewajiban menyampaikan LPJ tepat waktu," tutupnya.

    Akhir dari sambutanya, ia meminta seluruh pemda dapat mendukung tugas tim pemeriksa sesuai dengan nilai-nilai dasar BPK, independen, berintegritas dan profesional.(r/sh.s)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • BPK RI Riau Minta Pemda Laporkan LKPD 2020 Paling Lambat 5 Maret 2021 Mendatang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Buka Musrenbang Tualang Bupati Alfedri Minta Peruntukan Dana Desa Percepat Pemulihan Ekonomi
    02 Kepala Lapas Kelas llB Gelar Coffee Morning dengan Insan Pers
    03 Plh Bupati: Terima Kasih Ibu Merna, Selamat Datang Bapak Irfan
    04 Rahma Kembali Geliatkan Perekonomian Melalui Bazar Juadah Nusantara dan Permudah Urusan Izin IKM
    05 Pemerintah Kabupaten Siak Pisah Sambut dengan Kajari Siak
    06 Setelah SK Provinsi keluar Irvan Rahmadani Prayogo Dipercayai sebagai Ketua PERBAKIN Bengkalis
    07 Polres Siak Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak
    08 Kapolri Minta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Terus Jaga Kondusifitas Papua
    09 PN Sidang Lapangan, PT BSP Gugat Sengketa Lahan Warga Desa Darmo
    10 Koramil 05/ Rupat Gelar Pendinginan dan Padamkan Api Lahan Bekas Terbakar
    11 Sembari Membagi Sembako, Babinsa Beri Himbauan Covid-19 kepada Warga
    12 Tak Bayar Utang Pembelian Mebel, Ketua DPRD Karimun akan Dilaporkan ke Polisi
    13 Respon Ketua KPK Firli Bahuri Terkait Pertanyaan Vaksinasi Covid-19 Terhadap Tahanan KPK
    14 Diduga Libatkan Oknum Ormas Pemuda, Korban Pengeroyokan Minta Laporannya Ditindaklanjuti Polsek
    15 Buka Musrenbang Kecamatan Dayun, Usulan Masih di Dominasi Pembanguan Infrastruktur
    16 Team Rajawali Sat Reskrim Polres Muara Enim Berhasil Tangkap Pelaku Curanmor
    17 Bupati dan Wakil Bupati Sergai Terpilih Resmi Dilantik
    18 Bupati Tulungagung Buka Forum Lintas Perangkat Daerah
    19 Pemkab Sergai Saksikan Pelantikan Virtual di 3 Titik
    20 Gubernur Khofifah Lantik Bupati dan Wabup Trenggalek Terpilih
    21 Danyonif Raider 200/BN Ambil Jam Komandan Personel Bujangan
    22 Senam Zumba, Pembagian Multivitamin dan Masker ke Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIA Batam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting