Jum'at, 24 09 2021
Follow Us ON :
 
| Tak Butuh Waktu Lama Polsek Kandis Berhasil Mengungkap Perkara Tindak Pidana Curat | | Pemkab Siak Berkomitmen Menyajikan Layanan Informasi Publik Berkualitas | | Bupati Kuansing Andi Putra Tingkatkan Pelayanan Agraria Di Kuansing | | Pejabat Struktural Lapas Muara Enim Memberikan Arahan Warga Binaan | | Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bekuk 1 (satu) Pelaku tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Kuansing | | Iptu Binsar Samosir: 5 TKI Ilegal diserahkan ke BP2MI untuk dibina dan dipulangkan
 
Wabup Mohon Presiden Intruksikan Menteri LHK Lindungin Hutan Lindung dari Ilegal Loging
Kamis, 05-08-2021 - 00:47:02 WIB
Wakil Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby serta didampingi Kepala KPH Abriman, melaksanakan Sidak dan Patroli terkait saat ini adanya isu yang melakukan  kegiatan Ilegal Loging yang di lakukan orang tidak bertanggung jawab
TERKAIT:
 
  • Wabup Mohon Presiden Intruksikan Menteri LHK Lindungin Hutan Lindung dari Ilegal Loging
  •  

    Kupaskasus.com, Kuansing - Wakil Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby serta didampingi Kepala KPH Abriman, melaksanakan Sidak dan Patroli terkait saat ini adanya isu yang melakukan  kegiatan Ilegal Loging yang di lakukan orang tidak bertanggung jawab, Rabu (4/8 2021).

    Hal ini di buktikan dengan ditemukan beberapa  tual kayu yang siap di angkut dan di pasarkan,  

    Tumpukkan kayu yang berjejer di ruas jalan, Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung yang diduga hasil dari perambahan hutan Lindung.

    Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Suhardiman Amby merasa geram, mengatakan kepada media  yang di dampinggi Kepala KPH pak Abriman bersama Kasat Umar Dhani, Polsek Kuantan Mudik, Lembaga Adat Melayu Riau.

    "Saat ini kami Mencoba mengikuti jejak pelaku Ilegal Logging. Pada kesempatan ini juga kami minta  kepada Bapak Presiden kita Pak Joko Widodo, Ini kondisi kayu yang kami temukan adanya kegiatan perambahan secara ilegal di Kawasan Hutan Lindung Bukit Batabuh Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau.

    Kegiatan Ilegal Logging (Ilog) ini sudah berlaku menahun hingga puluhan tahun. Jadi luasan 42 ribu Ha kawasan hutan Lindung Bukit Batabuh Existing hari ini masih ada sekitar di posisi 16 Ribu H, ujar Suhardiman.

    Karenanya itu kepada bapak Presiden kami menghimbau agar mengintruksikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ibu Siti Nurbaya agar, berkoordinasi dengan Kapolri dan Jajarannya untuk penyelamatan kawasan ini.

    Saya sebagai Wakil Bupati Kuansing mencoba meninjau dengan Kapolsek bersama Kepala KPH Dalam rangka upaya melindungi kawasan yang kita harapkan menjadi lestari untuk masa depan Provinsi Riau Khususnya dan Indonesia pada umumnya, tegasnya.

    "Kepada bapak Presiden kami berharap, paling tidak kami ingin adakan penganggaran untuk pendirian pos Polhut kita di Kawasan hutan ini dilengkapi dengan tempat tinggal yang cukup, air bersih, penerangan listrik yang cukup serta adanya petugas Polhut yang tinggal di sini. Agar yang tersisa 16 ribu Ha ini bisa kita lestarikan," harapnya.

    Atau lakukan penindakan pihak Kementrian. Karena kewenangan ada di pusat. Kami hanya bisa membantu secara kemampuan himbauan secara pemerintah. Tentu berharap untuk kerjasama pihak pusat dan pihak Pemerintah Daerah untuk melakukan operasi bersama.

    Mohon kami kepada masyarakat sekitar ini agar menghentikan kegiatan ini sebelum terlanjur aparat bertindak tegas, mohonya.

    Kami berharap nanti Pihak kepolisian, Pihak Polhut akan menindak tegas semua tindakan Ilog yang sudah merugikan negara dan Lingkungan.

    Karenanya kita berharap kepada pihak aparat hukum baik Polhut, Kepolisian kita kemudian lembaga terkait lainnya agar bahu membahu untuk menuntaskan kawasan ini.

    Saya kira itu laporan sementara agar nanti menjadi perhatian kita bersama. Ada 2 kawasan lagi yang perlu diselamatkan yaitu Rimbo Baling dan Teso Nilo. Dua-duanya terancam keselamatannya dan memang membutuhkan keseriusan pemerintah pusat dan atau dikembalikan ke kami Daerah kewenangannya.

    Apabila, sekiranya pusat tidak mampu, kami siap di Daerah membentuk polisi-polisi kehutanan yang mandiri dengan harapan bisa melestarikan kawasan hutan, Pangkas Suhardiman.

    Di kesempatan yang sama Kepala KPH Abriman menambahkan, dan mengucapkan rasa Terimakasih kepada Wakil Bupati Kuansing Suhardiman Amby atas segala dukungannya dalam operasi Ilegal yang merupakan banyak tantangan dari perjalanan menuju lokasi di mulai dari akses jalan yang kurang bagus banyak lumpur dimana-mana, menyeberangi sungai serta tanjakan yang tajam. Tapi sayang seribu kali sayang sepertinya kegiatan kita untuk patroli ini, sepertinya sudah bocor atau sudah di ketahui pelaku Ilegal Loging ditandai dengan tidak adanya aktifitas masyarakat sekitar melakukan kegiatan,  hanya tumpukan kayu bulat saja yang kita jumpai, ujar Abriman.

    Di kesempatan terakhir diminta dari Ketua Umum MKA LAMR Kuansing Datuk seri Febri Mahmud mengatakan "hari ini kita monitoring hutan lindung wilayah adat Kuantan Singingi, sungai ini merupakan batas antara Wilayah Kuantan Singingi dengan Kamang baru Sumatra Barat. Bukit yang berketelengan kearah Hulu batang Ogan merupakan wilayah adat Kuantan Singingi, ujar Febri Mahmud.

    Tadi kita sudah saksikan bersama Wakil Bupati bahwa hasil hutan kayu tadi yang dibawa keluar kearah Sumatra Barat diduga hasil hutan kayu kita dari hutan lindung yang wilayah Kuansing, tegas Febri

    Yang pasti kita berdaulat secara adat, aset-aset kita aset daerah, aset Adat, harus kita selamatkan, kita harus bersinergi kesemua komponen dari Pemerintah Daerah, Kehutanan, Lembaga Adat, langkah ini sudah kita Imisiasi untuk menerbitkan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) sudah di bentuk tinggal pengajuannya Ke DLHK Provinsi, tutup Febri. (Neneng)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
    Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
    Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
    (Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Wabup Mohon Presiden Intruksikan Menteri LHK Lindungin Hutan Lindung dari Ilegal Loging
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Butuh Waktu Lama Polsek Kandis Berhasil Mengungkap Perkara Tindak Pidana Curat
    02 Pemkab Siak Berkomitmen Menyajikan Layanan Informasi Publik Berkualitas
    03 Bupati Kuansing Andi Putra Tingkatkan Pelayanan Agraria Di Kuansing
    04 Pejabat Struktural Lapas Muara Enim Memberikan Arahan Warga Binaan
    05 Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bekuk 1 (satu) Pelaku tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu di Kuansing
    06 Iptu Binsar Samosir: 5 TKI Ilegal diserahkan ke BP2MI untuk dibina dan dipulangkan
    07 Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pengamanan VVIP Kunjungan Kerja Presiden RI di Cilacap
    08 Bupati Kuasing Andi Putra Jangan Kasih Kendor Minta Desa Tetap Waspada
    09 Panglima TNI Apresiasi Keberhasilan Gubri dan Forkopimda Tekan Covid 19 di Riau
    10 Lembaga Adat Kampung Tanjung Kuras Dikukuhkan
    11 Sekda Siak Tinjau Serbuan Vaksinasi TNI - POLRI di RSUD Tengku Rafian Siak
    12 Dewan Pers Datangi Markas Jejak Media Group
    13 Peringati Hari Lalulintas Ke 66 Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi.
    14 Bupati Kuansing Andi Putra Rapat Forkopimda Riau Bersama Panglima TNI Kepala BNPB dan Kabaharkam Pol
    15 Wakil Bupati Asahan Sampaikan Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi
    16 Korpri Gelar Sosialisasi Keanggotaan Bersama BPJS Ketenaga Kerjaan Asahan
    17 Bupati Asahan Pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksin Covid-19
    18 Vaksinasi Merdeka Candi Polres Demak Tembus 15.000 Peserta
    19 Peringati Hari Lalulintas Ke 66 Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi
    20 Bupati Berharap Kunjungan Menko Marves ke Natuna Membawa Dampak Positif Bagi Daerah
    21 Kodim 0736 Batang Adakan Lomba Tari Kreasi Komsos Kreatif
    22 Besok jadwal Pemeriksaan Kadis ESDM Riau di Periksa Kejari Kuansing
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting