Jum'at, 07 Oktober 2022
Follow Us ON :
 
| Wamentan RI beserta Staf Ahli yang menjabat juga sebagai Presiden Direktur Sorgum Indonesia | | Peringati Maulid Nabi Polres Kuansing Bakti Sosial serta Silaturahmi dengan Tokoh agama dan masyarak | | Kapolsek Ini Bersama Personelnya Rutin Beri Bantuan Kepada Lansia dan Masyarakat Kurang Mampu | | Pimpin Langsung Personil Mendirikan Rumah Warga Yang Kurang Mampu Dengan Bergotong-Royong | | Lapas Muara Enim Pindahkan 58 Napi Ke Lapas Lahat | | PTBA Bangun PLTS Irigasi Untuk 150 Hektar Sawah Di Lampung Tengah
 
Kejari Mojokerto Hadiman : menilai Manajemen BPRS Biang Kerok Modus Dugaan Menguras Uang Negara
Rabu, 10-08-2022 - 18:34:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Kupaskasus.com, Kuansing - Bobroknya manajemen BPRS Kota Mojokerto dinilai jadi biang Kerok sehingga merugikan Negara hingga mencapai Rp 50 miliar.

Bagaimana tidak, satu agunan bisa dipakai untuk mengajukan 4 pembiayaan di bank plat merah ini. Seperti halnya dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto Hadiman SH.MH, Kepada Awak media mengatakan,  modus yang diduga dipakai untuk menguras uang negara melalui konsep perbankan ini berfariatif,  Salah satunya dengan penggunaan satu agunan untuk mencairkan 4 kredit.

"Jadi satu agunan ini dipakai oleh satu oknum, dipakai lagi oleh orang lain untuk mengajukan. Jadi satu agunan bisa dibuat 3-4 kali pembiayaan,” ucap Hadiman kepada wartawan, Selasa (10/8/2022).

Karena hal itu, banyak sejumlah kredit di BPRS Kota Mojokerto mengalami kemacetan. Setelah banyak kredit macet, BPRS malah menerapkan kebijakan pembaruan kredit (Restruktur).

“Sehingga seolah-olah melakukan kredit baru untuk menutupi kredit lama yang macet,” jelas Hadiman

Meski dilakukan pembaruan kredit namun kreditur tetap saja tidak bisa melunasi pinjamannya sehingga membuat BPRS kolabs.

 “Hal itu (Restruktur) dilakukan terus menerus dari tahun 2017 sampai 2020, hingga akhirnya BPRS kolabs,” bebernya.

Hadiman menambahkan berdasarkan perhitungan dari BPKP total kerugian negara atas perkara ini mencapai Rp 50 miliar.
Saat ini pihak Kejari Kota Mojokerto terus mencoba mengusut kasus ini. Banyaknya rangkaian pembiayaan ditambah sejumlah saksi yang sudah berhenti dari pekerjaannya membuat lembaga adiyaksa membutuhkan waktu.

“Ada pihak-pihak yang sudah berganti, berhenti, dan pindah domisili. Untuk itu saya himbau agar para saksi kooperatif. Kalau dipanggil di harapkan memenuhi panggilan  agar dapat mempermudahkan  penyidikan,” pungkasnya.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Kejari Mojokerto Hadiman : menilai Manajemen BPRS Biang Kerok Modus Dugaan Menguras Uang Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wamentan RI beserta Staf Ahli yang menjabat juga sebagai Presiden Direktur Sorgum Indonesia
    02 Peringati Maulid Nabi Polres Kuansing Bakti Sosial serta Silaturahmi dengan Tokoh agama dan masyarak
    03 Kapolsek Ini Bersama Personelnya Rutin Beri Bantuan Kepada Lansia dan Masyarakat Kurang Mampu
    04 Pimpin Langsung Personil Mendirikan Rumah Warga Yang Kurang Mampu Dengan Bergotong-Royong
    05 Lapas Muara Enim Pindahkan 58 Napi Ke Lapas Lahat
    06 PTBA Bangun PLTS Irigasi Untuk 150 Hektar Sawah Di Lampung Tengah
    07 Disdukcapil Bengkalis Gelar Sosialisasi Pelayanan dan Pemanfaatan Data Kependudukan
    08 Pemkab Tapsel Upayakan Tingkatan Usaha Ikan Lele dan Bebek Petelur Terintegrasi
    09 Bupati Tapsel Dukung Pengembangan UMKM Ikan Jurung "Presto" Batang Toru
    10 Pemkab Tapsel Dorong Pengembangan Usaha Tas Muara Batang Toru
    11 Meriahkan HUT ke 23 Rohul Pemkab Undang Artis Ibukota
    12 Seorang Bayi berumur 6 Bulan Mengidap Penyakit Radang Otak Mendapat Respon dari Ida Yulita Susanti
    13 Wabup Husni Hadir Serah Terima Jabatan Kepala BPK Perwakilan Riau
    14 Bupati Alfedri Mengikuti Rakor Percepatan Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri di Nusa Dua Bali
    15 Permudah Urusan Masyarakat Bupati Rohil Launching Aplikasi Si Koncang Pancasila
    16 Bupati Tapsel : Jamu Muara Batang Toru Bikin Segar
    17 Bupati Tapsel Ingin Keripik Tempe Jadi Komoditas Oleh-Oleh Tapsel
    18 Desa Rantau Sialang aktifitas PETI Siang Malam
    19 HUT TNI Ke-77 Polres Bangka Barat Berikan Tumpeng Kepada Kodim 0431/Bangka Barat
    20 Petani Tanjung Simandolak Panen Raya Bertepatan di Hari HUT Kuansing ke 23 Tahun
    21 Forum Masyarakat Bersatu Merapi Timur Demo PT Servo Lintas raya
    22 Alfedri Kenalkan Program TAKE Siak Hijau di Surabaya
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting