Senin, 11 Desember 2023
Follow Us ON :
 
| Wakajati Kepri Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023 | | Miliki Narkoba 10,29 Gram, Reskrim Polsek Seberida Ringkus Warga Simpang 4 Belilas | | Menteri Hukum dan HAM Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM | | DPRD Rohul Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengucapan Sumpah Janji PAW Rizky Achmadi | | Pengesahan APBD Perubahan Rohil Tahun Anggaran 2023 Berjalan Sesuai Waktu | | Terkait Tanaman Toga Ketua PJID Tapsel Angkat Bicara
 
Kapolres Kuansing, Tangkap Pemilik dan Pemodal PETI di Desa Petai Singingi Hilir
Minggu, 25-06-2023 - 00:07:57 WIB

TERKAIT:
   
 

KupasKasus.com, Kuansing - Meskipun sudah sering di beritakan oleh awak media dari berbagai temuan di lapangan kegiatan ilegal penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Kuantan Singingi, sepertinya tidak membuat pelaku dan pemodal sampai saat ini merasa  ada tanda-tanda jera dan kapok, bahkan  kucing-kucingan dengan APH dan wartawan dengan cara berpindah-pindah lokasi atau lahan hingga mencari lokasi yang sulit untuk di jangkau oleh kendaraan.

Seperti halnya hari ini Sabtu (24/6 2023) kembali terpantau dari awak media Kupaskasus.com dua unit alat berat berjenis Excavator berwarna kuning bermerek SANY sedang beraktifitas di lokasi penambangan emas tanpa izin di Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi.

Hasil dari pantauan awak media di lapangan, terlihat dengan jelas dua unit alat berat jenis Excavator berwarna kuning bermerek SANY sedang melakukan aktivitas pengerukan dan pengupasan yang diduga untuk pengerjaan tambang emas ilegal.

Untuk melengkapi pemberitaan, awak media menanyakan siapa pemilik dari alat berat tersebut  kepada salah seorang pekerja dan pekerja itu menyebutkan bahwa pemilik alat berat ini adalah Andre berdomisili di Desa Petai.

Yang punya alat berat ini Andre, baru siang ini alat tersebut masuk belum lama abang-abang dan kakak juga masuk kami hanya pekerja di sini, kami tidak tau apa-apa ujar salah seorang pekerja tambang yang enggan menyebutkan namanya.

Ketika di minta tanggapan dari salah satu LSM Permata Kuansing  Junaidi Apandi mengatakan, jika penambangan emas ilegal terus dibiarkan, maka kawasan hutan dan perkebunan akan semakin rusak dan akan menjadi tandus dan gersang.

Untuk itu, Junaidi Apandi meminta agar APH segera bertindak agar cukong dari penambangan emas ilegal di Desa Petai segera ditangkap.

Sebenarnya mereka tahu dampak dari PETI ini akan merusak lingkungan dan hutan, tapi mereka para cukong yang berduit, dan mementingkan keuntungan pribadi mereka tetap membandel. Untuk itu kita minta aparat penegak hukum lebih serius lagi menghentikan aktivitas ini.

"Selain itu, aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menggunakan alat berat ini jelas merupakan pelanggaran hukum dan merusak alam, dan ini juga merupakan pelanggaran dari undang-undang nomor 3 tahun 2021 tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara.

“Pada pasal 158 UU tersebut, disebutkan bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100 miliar,” tegasnya.

Untuk itu, kepada Kapolres Kuansing  dan Kapolsek Singingi Hilir agar dapat penegak hukum untuk kembali tindak tegas cukong pelaku pengrusakan lingkungan dan menertibkan kegiatan ilegal PETI yang ada di Kuansing khususnya di wilayah Desa Petai Kecamatan Singingi Hilir bila perlu tangkap pelaku dan pemodalnya bila perlu sita alat berat mereka pangkas Junaidi Apandi.

Saat di konfermasikan terkait dari dugaan Penambangan Emas Tanpa izin (PETI) Di Desa Petai wilayah hukum Polsek Singingi hilir Akp Agus susanto S.H, M.H, melalui pesan singkatnya WhattShapp tidak ada jawaban sampai berita ini di publikasikan.(Neneng)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Kuansing, Tangkap Pemilik dan Pemodal PETI di Desa Petai Singingi Hilir
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wakajati Kepri Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023
    02 Miliki Narkoba 10,29 Gram, Reskrim Polsek Seberida Ringkus Warga Simpang 4 Belilas
    03 Menteri Hukum dan HAM Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM
    04 Terkait Tanaman Toga Ketua PJID Tapsel Angkat Bicara
    05 Tanaman Obat Keluarga PKK Desa Sipangko Sumber Kesehatan Warga
    06 Memasuki Hari Kedua Kejuaraan Gastrack Muba Championship Bupati Cup 2023
    07 Meningkatkan Sinergitas, Personil Polres Dharmasraya Gelar Olahraga Bersama TNI
    08 Pemkab Tapsel Dorong Pengembangan Toga
    09 Polsek Sandes Geruduk Jama'ah Masjid At- Taqwa, Ternyata ini Dia yang di Lakukan nya
    10 Hadir Hari Anak Nasional dan AIDS Se-dunia Ini Pesan Sekda Arfan
    11 Penyuluhan Agama di Siak dapat Pelatihan Menulis Dasar-Dasar Jurnalistik
    12 Ribuan Warga Kopah Antusias Sambut Kehadiran Gubernur Riau
    13 Warga Jalur Patah Apresiasi Kehadiran Bupati Suhardiman
    14 Polres Kuansing Laksanakan Pengamanan Kampanye Pemilu 2024
    15 Pj. Walikota Padangsidimpuan Ikuti Kegiatan Penghijauan Pelestarian Lingkungan Hidup
    16 Pj. Walikota lakukan Panen Padi Sawah dari Kelompok Karya Tani di Kelurahan Silandit
    17 Bupati : Pengawas Harus Jadi Ujung Tombak Capaian Mutu Pendidikan
    18 Anggota DPRD Tapsel Zulkanaen Dalimunthe Dapil Batangtoru Dilaporkan ke Polisi
    19 Bupati Tapsel Sebut Perpustakaan Punya Peran Penting Sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan
    20 Pj. Walikota Menyerahkan Bantuan Bibit Padi Sawah Gemas El-Nino
    21 Pemkab Inhil Terima Penghargaan Smart City 2023
    22 Inovasi Pelayanan Publik 2023 Puskesmas Tanjung Enim Raih 2 Penghargaan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting