Sabtu, 03 Januari 2026
Follow Us ON :
 
| Bupati Roby Resmikan Sekretariat ORARI Lokal Bintan YH5UC, Penopang Komunikasi Amatir | | Menjelang Akhir Tahun, Ketua Umum Sugiono Tunjuk Rika Putra Sebagai Ketua Gardu Prabowo Provinsi Riau | | Tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Tidak Hanya Fokus Pada Penegakan Hukum | | Sembilan Ranperda Masuk Propemperda 2026, DPRD Bintan Gelar Paripurna Penetapan | | Merasa Kesal Plasma 20 Persen Tak Kunjung Direalisasikan PT Sindora Seraya | | Jaga Kondusifitas Perayaan Nataru, Wakil Bupati Bintan dan Kapolres Bintan Kunjungi Sejumlah Gereja
 
Merasa Kesal Plasma 20 Persen Tak Kunjung Direalisasikan PT Sindora Seraya
Jumat, 26-12-2025 - 23:29:40 WIB

TERKAIT:
   
 

KupasKasus.com, Rohil - Ratusan masyarakat dari tiga desa di kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) hari ini melakukan penutupan sejumlah pintu air dari PT. Sindora Seraya. 

Aksi itu merupakan salah satu bentuk kekesalan masyarakat kepada PT. Sindora Seraya karena hingga kini belum lagi memenuhi tuntutan masyarakat seperti penyerahan plasma 20 persen dari jumlah areal HGU yang dikelola oleh PT. Sindora Seraya di wilayah Kecamatan  Batu Hampar. 

Selain itu, menurut masyarakat pembuangan air yang bersumber dari areal PT. Sindora Seraya juga menimbulkan masalah banjir di pemukiman masyarakat Bantaian setiap tahunnya. 

"Terjadinya kegiatan penutupan tali air ini karena beberapa kali kami melakukan pertemuan dengan PT. Sindora Seraya di Kantor DPRD tapi permasalahannya mentok tidak ada penyelesaian, bahkan sampai lima kali pertemuan, namun tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan PT. Sindora Seraya," kata Ma'ruf Ramli perwakilan masyarakat Bantaian saat di wawancara wartawan, Kamis (25/12/2025). 

Disebut Ma'ruf, pembuangan air dari PT. Sindora Seraya ke Bantaian sehingga menyebabkan pemukiman masyarakat menjadi banjir. 

"Jadi yang kami tuntut itu adalah karena setahun dua tahun yang lalu terjadi kebanjiran di Bantaian. Perusahaan ini seenak-enaknya saja, waktu panas musim kemarau parit-paritnya mereka tutup semua supaya tidak kebakaran, setelah banjir parit mereka buka,  begitulah sifat perusahaan ini," tuturnya. 

Di lokasi penutupan tali air itu masyarakat Bantaian juga mengungkapkan bahwa, keberadaan PT. Sindora Seraya di tempatnya dinilai sama sekali tidak memberikan kontribusi apapun kepada masyarakat. 

"PT. Sindora ini sudah 23 tahun disini tidak ada memikirkan masyarakat, bahkan jalan dikasi plang tidak diperbolehkan masyarakat masuk. Jadi yang kami tutup ini adalah tali air menuju ke Bantaian lantaran mereka PT. Sindora tidak mau menutupnya jadi kami paksa tutup, ini sungai kami tidak ada yang bisa melarang kami menutupnya, kalau mereka mau mengeluarkan air buat sungai sendiri. Jika nanti tali air yang sudah kami tutup ini dibuka lagi leh pihak perusahaan akibatnya lebih fatal dari ini," tegasnya. 

Selain persoalan banjir, diterangkan masyarakat Bantaian ada lagi permasalahan kebun plasma yang hingga kini tidak kunjung direalisasikan oleh PT. Sindora Seraya kepada masyarakat Bantaian. 

"Intinya dari masyarakat sudah ada itikad baik. Terkait persoalan plasma ini kami masyarakat sudah mengadu kepada DPRD dan Pemda Rokan Hilir tapi tetap masih diabaikan oleh pihak perusahaan," kata Roni warga Bantaian. 

Roni juga menyayangkan dan kecewa dengan pihak PT. Sindora Seraya karena sama sekali tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Jadi sudah 23 tahun perusahaan disini tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Kami hanya jadi korban, banjir sama kami dibuang semua. saat masyarakat ingin memperbaiki jalan untuk mengeluarkan sawit tapi dilarang sama perusahaan, jadi kami nilai tidak ada itikad baik perusahaan, yang diperbaiki hanya jalan mereka saja, perusahaan ini parah sekali," ujar Roni, kecewa. 

Ditempat yang sama, Manajer PT. Sindora Seraya, Poldan Parulian Purba kepada wartawan  mengatakan bahwa pihaknya merasa kecewa adanya penutupan tali air yang dilakukan oleh masyarakat. 

"Kecewa juga ya dengan keadaan ini tapi dengan ini nanti mudah-mudahan ada jalan terbaik lah. Perusahaan pun tidak mau ada yang menjadi korban dikedua belah pihak," tuturnya.

Ia berharap mudah-mudahan apapun yang menjadi permasalahan bisa diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat sesuai dengan aturan yang ada.

"Hubungan masyarakat dengan PT. Sindora cukup baik karena beberapa permintaan masyarakat terkait dengan mengantisipasi banjir,csr seluruhnya kita laksanakan dengan baik ditandatangani oleh penghulu semua, kecamatan, kepolisian cukup baik. Kalau terkait dengan ini saya kira lain hal hubungan masyarakat dengan perusahaan, itu terkait dengan undang-undang cipta kerja terkait plasma itu yang kita tahu aduan dari masyarakat tadi. kita cari jalan terbaik lah jangan ada hal yang tidak kita ingin kan terjadi. Perusahaan pun harus eksis ke masyarakat, masyarakat juga harus dapat manfaat dari perusahaan tetapi harus kita ingat aturan -aturan yang sesuai dengan aturan pemerintah," pungkasnya. 

Pantauan media ini, dilokasi penutupan tali air itu tampak puluhan petugas keamanan dari kepolisian dan TNI turut memantau aksi yang dilakukan masyarakat.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Merasa Kesal Plasma 20 Persen Tak Kunjung Direalisasikan PT Sindora Seraya
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Roby Resmikan Sekretariat ORARI Lokal Bintan YH5UC, Penopang Komunikasi Amatir
    02 Menjelang Akhir Tahun, Ketua Umum Sugiono Tunjuk Rika Putra Sebagai Ketua Gardu Prabowo Provinsi Riau
    03 Tahun 2025, Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Tidak Hanya Fokus Pada Penegakan Hukum
    04 Sembilan Ranperda Masuk Propemperda 2026, DPRD Bintan Gelar Paripurna Penetapan
    05 Merasa Kesal Plasma 20 Persen Tak Kunjung Direalisasikan PT Sindora Seraya
    06 Jaga Kondusifitas Perayaan Nataru, Wakil Bupati Bintan dan Kapolres Bintan Kunjungi Sejumlah Gereja
    07 Komisi II DPRD Bengkalis Datangi Bulog Kanwil Riau–Kepri
    08 Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
    09 Imigrasi II TPI Tajung Balai Karimun Mengelar Apel Kesiapan Natal dan Tahun Baru
    10 MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten Bengkalis Resmi Ditutup Bupati Bengkalis
    11 Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan Daerah
    12 Rilis Akhir Tahun 2025, Ini yang Disampaikan BNNK Kuansing
    13 Ketua YKI Kabupaten Bintan Buka Seminar Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut
    14 Mahasiswa Program Studi Akuntansi UMRI Gelar Sosialisasi Generasi Muda Tanpa Bullying di SMPN 29 Pekanbaru
    15 ?Perkuat Sinergi Pengamanan Nataru di Wilayah Perbatasan Utara
    16 Hari Anak Nasional 2025: Bupati Kukuhkan Forum Anak Rohul
    17 Hadiri Penyerahan Beasiswa PIP Aspirasi DPR RI, Bupati Bengkalis Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Pendidikan
    18 Kanwil DJBC Khusus Kepri Gagalkan Penyelundupan Benih Bening Lobster
    19 Hafizha Serahkan 287 Paket Stunting dan Gizi Buruk serta 179 Paket Bantuan Peralatan Posyandu
    20 Menteri PANRB Resmikan MPP Bintan, Roby : Simbol Pelayanan Publik Terpadu
    21 Bupati Roby Raih Penghargaan Outstanding Public Service Innovation di Ajang KIPP Kementerian PANRB RI
    22 Demokrat Rohul Panaskan Mesin Partai, Rakerda Fokus Konsolidasi Hingga Desa
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting