Minggu, 14 Juli 2024
Follow Us ON :
 
| Tim Patroli Perairan Dit Polairud Polda Riau Jaga wilayah hukum perairan kondusif, dan Ingatkan Nela | | Pemerintah Kota Padangsidimpuan Menggelar Presentasi Pendahuluan Penyusunan RDTR | | Bupati Rokan Hulu Masuk Bursa Calon Gubernur Riau Pilgubri 2024, Dukungan Terus Mengalir | | Lama Mengabdi 4 Guru Sujud Syukur Dihadiahi Umroh oleh Pj Gubernur SF Riau | | Pemkab Rohil Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir | | Tablig Akbar Peringati 1 Muharam 1446 H, Pemkab Rohil Hadirkan Ustaz Encep
 
Launching Mesin KISS PUMP
Minggu, 23-06-2024 - 14:44:25 WIB

TERKAIT:
   
 

Kupaskasus.com, Kampar - Kebutuhan Petani Ikan Patin yang ada di Desa Koto Masjid (Kampung Patin) Kabupaten Kampar Provinsi Riau terkait dengan pengelolaan kolam pasca panen, dimana setiap habis panen Ikan Patin maka kolam harus dibersihkan dari lumpur yang ada didasar kolam. Tujuannya agar saat ikan Patin dimasukkan kedalam kolam, kondisi kolam bersih dan lumpur tidak dimakan oleh ikan. Jumlah kolam yang ada di Desa Koto Masjid lebih dari 700 kolam sehingga desa ini dikenal dengan nama desa Kampung Patin.

Kualitas Ikan Patin yang ada di Kampung Patin ini sangat terjaga karena mereka memperhatikan aspek kebersihan kolam dan juga makanan ikan yang diberikan mengandung nutrisi yang cukup. Ketika kolam dibersihkan dari lumpur, menggunakan tenaga kerja sekitar 3-10 orang tergantung lama waktu pengerjaan, jika ingin cepat maka bisa menggunakan 10 orang untuk membersihkan kolam dengan ukuran yang bervariasi. Mulai ukuran 20 m x 30 m sampai ukuran besar 50 m x 40 m dan ini membutuh waktu pembersihan sekitar 3 hari setiap kolam dengan tenaga kerja sebanyak 3 orang. Jika ingin selesai dalam 1 hari maka membutuhkan 10 orang tenaga kerja dengan upah Rp 1.500.000 per kolam.

Berapapun banyaknya tenaga kerja yang digunakan tetap biayanya Rp 1.500.000 per kolam, dengan kondisi seperti ini maka Perbanusa (Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara) DPD 2 Kabupaten Kampar berinisiatif membuat mesin penyedot lumpur. Berkoordinasi dengan Perbanusa DPD 1 Provinsi Riau dan Perbanusa Region Sumatera maka akhirnya bisa direalisasikan Mesin Kiss Pump untuk penyedot lumpur dalam kolam ikan patin. Kecepatan mesin untuk mengeringkan lumpur 3-4 jam per kolam dengan menggunakan 4 orang tenaga kerja.

Bapak Candra Budhi sebagai Ketua Perbanusa DPD 2 Kabupaten Kampar merupakan inisiator mesin Kiss Pump ini, didukung oleh Prama Widayat Ketua Perbanusa DPD 1 Provinsi Riau kemudian Hindra Atmaja Ketua Perbanusa Region Sumatera. Perbanusa punya tim yang sangat komplit sampai tenaga teknis permesinan sehingga bisa membuat mesin yang dibutuhkan oleh anggota perbanusa. Launching Mesin Kiss Pump ini dilakukan pada hari Sabtu tanggal 22 Juni 2024 di Desa Koto Mesjid, dengan mengundang Pj Bupati Kampar, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kampar, Kepala Dinas UMKM Kampar, KPH Suligi, BPD Koto Mesjid, Kepala Desa Koto Mesjid, kepala dusun dan lainnya.

Dengan hadirnya mesin ini bisa memperkecil biaya dan mempercepat proses pembersihan kolam dari lumpur dan mempermudah kerja tanpa mengurangi tenaga kerja karena pekerja yang selama bekerja manual maka sekarang diajak kerjasama sebagai operator Mesin Kiss Pump. biaya untuk sedot lumpur maksimal Rp 1.400.000 tergantung ukuran kolam dengan waktu pengerjaan 3-4 jam per kolam.

Mesin ini menggunakan bahan bakar petasol, yaitu sampah plastik yang diolah menggunakan mesin pyrolisis kemudian menghasilkan bahan bakar dengan kualitas setara pertadex dan ini sudah ada uji dari BRINS.

Petasol ini saat ini diproduksi oleh Perbanusa DPD 1 Bengkulu yg nantinya juga akan diproduksi oleh DPD 2 kabupaten Kampar.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke 0852-6599-9456
Via E-mail: redaksikupaskasus@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)



 
Berita Lainnya :
  • Launching Mesin KISS PUMP
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tim Patroli Perairan Dit Polairud Polda Riau Jaga wilayah hukum perairan kondusif, dan Ingatkan Nela
    02 Pemerintah Kota Padangsidimpuan Menggelar Presentasi Pendahuluan Penyusunan RDTR
    03 Bupati Rokan Hulu Masuk Bursa Calon Gubernur Riau Pilgubri 2024, Dukungan Terus Mengalir
    04 Lama Mengabdi 4 Guru Sujud Syukur Dihadiahi Umroh oleh Pj Gubernur SF Riau
    05 Pemkab Rohil Hadirkan Tower Seluler di Kepenghuluan Sei Tapah dan Sekeladi Hilir
    06 Tablig Akbar Peringati 1 Muharam 1446 H, Pemkab Rohil Hadirkan Ustaz Encep
    07 Rampung Dibangun, Bupati Kasmarni Tinjau RSUD Pulau Rupat
    08 Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045
    09 Kasdim 0322/Siak Hadiri Rapat Pembahasan Usulan Rekomendasi Cetak Sawah Baru di Bunga Raya
    10 Beraksi di Rumah Kontrakan, Pelaku Curanmor di Perawang Ditangkap Tim Opsnal Polsek Tualang
    11 Babinsa Kodim 0322/Siak Sosialisasikan Penerimaan Bintara PK Keahlian Khusus Pertanian
    12 Dandim 0322/Siak Bersama Forkopimda Siak Mengikuti Rakor Pilkada Serentak 2024
    13 Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siak Amankan Empat Orang Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
    14 Bobol Toko Variasi Motor, Pelaku Berhasil Diamankan Polsek Kandis
    15 Tim Putra Polres Siak Juara di Final Open Tournament Voli Kapolda Cup Riau 2024
    16 Wabup Husni Optimis Prevalensi Stunting Siak Menuju Satu Digit
    17 Alfedri : Opini WTP 13 Kali Berturut, Jadi Motivasi Terus Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah
    18 Alfedri : Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat
    19 Program Pengendalian Inflasi Pemkab Siak Terus Gelar Pasar Murah
    20 Salurkan Bantuan Pada Korban Kebakaran Langkiting
    21 Tim Evaluasi PTP2WKSS Sumut Turun ke Desa Batu Godang Tapsel
    22 Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rokan Hulu Giat Gemarikan Dorong Konsumsi Ikan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | DPRD Tanjung Pinang | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © kupaskasus.com | lebih dalam, lebih baru, lebih penting